2 Calon Kandang PSIS Bakal Didatangi PT LIB Jelang Liga 1 2020

Dua stadion yang akan didaftarkan PSIS Semarang, pada pagelaran kompetisi Liga 1 2020 yakni Stadion Moch Soebroto, Magelang dan Stadion Citarum, Semarang akan didatangi oleh PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator liga, Senin (17/2/2020) lusa.

Tim verifikator dari PT. LIB akan mendatangi dua stadion tersebut sebagai proses verifikasi stadion. Pasalnya setiap stadion yang bisa digunakan oleh tim Liga 1 harus sesuai dengan regulasi yang ada dan telah lolos verifikasi.

“Besok Senin dari PT. LIB mau datang ke sini verifikasi dua stadion, yang pertama Stadion Moch Soebroto dan Stadion Citarum.

Tetapi besok sifatnya inventaris terlebih dahulu kekurangan-kekurangannya apa terus kemudian pengukuran-pengukuran dan lampu dinyalakan, ini baru tahap awal,” tutur CEO PSIS Yoyok Sukawi kepada awak media, Sabtu (15/2/2020) petang.

Yoyok lantas menambahkan bahwa nanti setelah hasil proses verifikasi tahap pertama selesai, pihak manajemen PSIS langsung bergerak memperbaiki segala kekurangan yang menjadi catatan PT. LIB pada Stadion Moch Soebroto dan Stadion Citarum.

“Setelah itu kami akan mendapatkan hasil penilaian dari tim verifikasi soal apa saja yang harus dipenuhi, misal ruang ganti harus seperti apa, lampunya gimana atau keamanan mungkin, itu yang kami tunggu dari tim verifikasi,” ungkapnya.

Sementara satu calon home base PSIS lainnya yakni Stadion Kebondalem yang terletak di Kendal belum akan diverifikasi oleh PT. LIB. Pasalnya kondisi rumput di stadion berkapasitas 12.000 penonton tersebut belum sesuai dengan standart yang berlaku.

“Untuk Kendal belum, nanti setelah proses pengerjaan rumput selesai baru akan kami ajukan. Tanggal 20 nanti baru akan dimulai proses renovasi rumput yang dilakukan Lestarindo,” pungkas Yoyok Sukawi.

PSIS di Liga 1 2020 memang mendaftarkan banyak stadion. Total ada enam stadion yang didaftarkan manajemen klub pada pagelaran Liga 1 musim ini.

Selain Moch Soebroto, Citarum, dan Kebondalem, manajemen PSIS juga mendaftarkan Stadion Jatidiri, Manahan, dan Bumi Kartini sebagai home base alternatif.