Misi Madura United untuk Mengelola Stadion Tak Semulus Bali United

Semula, manajemen Madura United bernafsu untuk mengelola Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGRP) layaknya Bali United mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta. Namun, saat ini mereka mulai bimbang.

Mereka tengah mempertimbangkan hanya akan jadi penyewa saja seperti yang selama ini dilakukan. Pasalnya, selain prosesnya belum tuntas sampai saat ini, ada gerakan untuk menolak proses tersebut.

“Sampai detik ini, kami belum menerima penyerahan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terkait fasilitas apa saja yang akan kami kelola,” kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Ziaul Haq.

Menurutnya, penandatanganan pengelolaan stadion sudah terjadi pada April 2019 antara Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dengan Ziaul Haq.

Namun, perjanjian kerja sama (PKS) baru dilakukan pada 30 Desember 2019. Sejak saat itu, manajemen Madura United langsung dibebankan untuk bertanggung jawab terkait pihak-pihak yang ingin menyewa.

“Padahal hingga detik ini kami belum menerima penyerahan, karena PKS baru ditandatangani pada 30 Desember 2019,” ucap Zia.