Kejar Target Pendapatan, Borneo FC Bakal Disponsori Perusahaan Es Krim

Borneo FC Samarinda dikabarkan akan menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan es krim sebagai sponsor selama mengarungi Liga 1 2020.

Borneo FC terus melakukan sejumlah persiapan jelang bergulirnya Liga 1 2020.

Selain persiapan dari faktor pemain dan tim yang akan berlaga di Liga 1 2020, Borneo FC juga mempersiapkan diri di aspek finansial.

Seperti diketahui, aspek finansial menjadi salah satu faktor terpenting bagi sebuah klub di era sepak bola modern.

Baca Juga: Ukur Kemampuan Lini Tengah Persebaya, Aji Santoso Adakan Hal Ini

Apabila finansial tim kuat, maka bisa berimbas positif pada performa pemain di lapangan.

Hal itulah yang menjadi target dari Borneo FC jelang bergulirnya Liga 1 2020.

Untuk mencapai target tersebut, sejumlah sponsor berhasil digaet oleh tim yang bermarkas di Stadion Segiri, Samarinda, tersebut.

Terbaru, kabarnya salah satu perusahaan raksasa produsen es krim asal London, Inggris, akan menjalin kerja sama dengan tim berjulukan Pesut Etam tersebut.

Hal itu diakui oleh Chief Marketing Officer Borneo FC, Novi Umar.

“Insya Allah kami akan lakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan es krim,” ujar Novi Umar dikutip BolaSport.com dari TribunKaltim.co.

Jika hal itu benar-benar terjadi, maka akan muncul sejarah baru dalam dunia sepak bola Indonesia.

Pasalnya, jika kesepakatan benar terjalin, Borneo FC merupakan tim pertama di Liga Indonesia yang memiliki sponsor perusahaan es krim yang memiliki sejumlah pabrik di Asia tersebut.

“Kalau jadi, bakal menjadi yang pertama kali brand tersebut jadi sponsor klub bola,” kata Novi Umar.

“Ini salah satu brand yang saya yakin kalian juga kenal,” tuturnya tanpa menyebutkan merek perusahaan tersebut.

Sejauh ini, Borneo FC sudah sukses mengikat tiga sponsor untuk mengarungi Liga 1 2020.

Dengan tambahan satu sponsor ini, dipastikan kondisi finansial tim asuhan Edson Tavares tersebut akan lebih baik.

Akan tetap,i ketika ditanya soal berapa nilai kerja sama antara kedua belah pihak, Novi Umar tak mau berkomentar lebih jauh.

Namun, dirinya sempat mengungkapkan target pendapatan klub dari sponsor untuk musim 2020 sebesar Rp 15 Miliar.

“Target tersebut yang diberikan oleh bos (CEO Borneo FC, Nabil Husein)”< ucap Umar menjelaskan.