PSIS Semarang Ajukan Syarat Kepada Flavio Beck Junior

Manajemen PSIS Semarang mengungkap sejumlah alasan belum mengontrak Flavio Beck Junior, meski nama mantan penggawa Bhayangkara FC dan Semen Padang itu menjadi bidikan Mahesa Jenar.

CEO PSIS, AS Sukawijaya mengutarakan, mereka tidak ingin mengulang kesalahan musim lalu ketika mendatangkan Shohei Matsunaga yang berujung kepada kekecewaan. PSIS akan lebih selektif lagi dalam memilih satu slot pemain asing tersisa.

“Kami memang arahnya merekrut Flavio Beck, tapi juga ada beberapa pemain asing yang akan datang untuk trial. Secara teknis dan historis, Flavio Beck memang memenuhi syarat. Tapi secara fisik dan mental, belum dites sesuai standar PSIS,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok ini.

“Kami tidak mau lagi seperti tahun lalu. Kita contohkan Shohei Matsunaga yang dibilang bagus, moncer. Tapi setelah datang, dikontrak, ya begitu, kurang memenuhi syarat.”

“Kami harapkan, kalau memang Flavio Beck bisa lolos tes kesehatan, fisik, dan sentuhan bolanya sesuai standar PSIS, tentu saja kami akan kontrak.”

Sementara itu, PSIS resmi mengontrak mantan pemain muda Persela Lamongan M Ridwan untuk memperkaya barisan penyerang murni yang saat ini hanya ada pada diri Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto.

“Tahun ini kami punya hampir 20 pemain di bawah usia 23 tahun. Hampir 65 persen pemain PSIS adalah pemain muda. Ridwan ini merupakan striker murni dengan postur tubuh yang tinggi besar, punya kekuatan dan kecepatan, sehingga bisa menjadi alternatif pelatih di sektor depan,” tutur Yoyok.