Game MM Bola Tangkas Online Indonesia

Adi Saputra Jadi Ketum PSMS Pilihan Klub Anggota, Ini Targetnya

Klub-klub anggota PSMS yang merasa terpinggirkan tetap bergeming menggelar Rapat Anggota Biasa (RAB) untuk memilih Ketua umum baru. Dari RAB yang digelar di Hotel Madani, Minggu (26/1) ini terpilihlah sosok Adi Saputra.

Siapa dia? Selama ini sosoknya memang tidak familiar dengan sepak bola Medan. Namun Adi Saputra terpilih secara aklamasi pada RAB yang dihadiri 22 klub anggota PSMS.

Adapun RAB digelar karena periode kepengurusan PSMS periode 2015-2019 telah berakhir. Dalam tiga tahun terakhir, PSMS yang berkompetisi di Liga 2 berada di bawah kepenglolaan PT Kinantan Medan Indonesia dan tak lagi memakai sistem ketua umum.

Namun klub-klub anggota sebagai pemilik PSMS sesuai AD/ART merasa tetap harus memilih ketua umum. Di tangan Adi Saputra, bagaimana kelanjutan PSMS?

1. Ini klub-klub yang mengikuti RAB

RAB diikuti 22 anggota klub PSMS setuju dengan pemilihan ketum PSMS Adi Saputra. Anggota klub yang hadir adalah PS Angkasa, Bintang Utara, Bintang Selatan, Dharma Putra, Deli Putra, Indian Football, Kurnia FC, PS Kinantan, Medan Putra, Medan Utara, PO Polisi, PS PTPN 1, PS PTPN III, Posindo, Perisai Pajak, Padang Lawas Putra, PS Symponi, Sinar Medan, Sinar Sakti, Sinar Belawan, PS Tasbi, dan PS Volta.

“Ke depan seluruh anggota klub harus bersatu untuk kemudian bersama, segera memperbaiki sistem manajemen di PSMS,” ungkap Adi Saputra

2. Berlatar belakang pengusaha, Adi Saputra ingin jadikan PSMS sebagai industri sepak bola

Adi Saputra mengaku optimis bisa membawa PSMS Medan menjadi klub profesional yang mulai merujuk menjadi industri sepak bola. Dengan latar belakang sebagai pengusaha muda yang sukses tak menyulitkannya mimpinya merambah di dunia industri.

“Semoga ke depan kita bisa menyatukan kembali 40 anggota klub yang ada dan kembali membawa dan membesarkan PSMS Medan di kancah sepak bola Tanah Air. Selanjutnya PSMS menuju klub profesional dan mulai merambah industri sepak bola di tanah air, ” harap Adi.

3. Siap secara finansial tangani PSMS hingga jadi klub profesional.

Adi Saputra tak khawatir terkait finansial untuk mengelola sebuh klub besar mengarungi kompetisi. “Insya Allah siap. Kita punya tim yang diisi 40 klub. Ke depan akan ada tim yang akan mengelola klub ini secara profesional agar mimpi kita semua bisa terwujud,” tegasnya.

4. Dirikan PT melibatkan 40 anggota klub PSMS sebagai pemegang saham

Sejatinya PSMS tengah dinaungi PT Kinantan Medan Indonesia untuk berkompetisi di Liga 2 2020. Namun pihaknya tak ambil pusing dan tak mau berpolemik. Baginya, kerja nyata cukup membuktikan kepada masyarakat mana yang nantinya akan lebih diakui dan benar-benar berbuat untuk PSMS Medan.

“Kami hanya tidak mau PSMS ini diklaim milik individu atau milik perorangan. Inilah yang akan kita benahi dan ke depan PSMS akan kita jadikan badan hukum dan akan melibatkan 40 klub sebagai pemegang saham,” terangnya