FIFA Wajibkan Piala Dunia U-20 Dimeriahkan Minimal 10 Ribu Penonton

Badan sepak bola dunia (FIFA) mewajibkan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia harus terselenggara secara meriah.

Indikator meriah di sini adalah setiap laga Piala Dunia U-20 ini wajib dihadiri penonton minimal sebanyak 10 ribu hingga 20 ribu orang.

Itu berlaku di semua pertandingan, termasuk sejak babak penyisihan grup hingga pertandingan final.

Ada enam stadion yang sudah ditunjuk FIFA untuk menyelenggarakan event dua tahunan tersebut.

Yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) (Jakarta), Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), Mandala Krida (Yogyakarta), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali).

Selain SUGBK, syarat 10 ribu-20 ribu penonton bisa menciptakan kesan bahwa stadion terisi penuh lantaran kapasitasnya yang rata-rata ‘hanya’ mampu menampung 30 ribuan penonton.

Namun untuk SUGBK, 10-20 ribu penonton tak akan membuat kesan bahwa stadion terbesar di Indonesia itu terlihat penuh.

Untuk itu, khusus untuk SUGBK, pemerintah punya pekerjaan rumah lain untuk mencari cara agar pertandingan di sana juga bisa memberikan kesan meriah.

“Ada persyaratan dari FIFA bahwa pada setiap pertandingan, meski sejak babak penyisihan sekalipun diharapkan minimal kehadiran ‘ penonton adalah sebanyak 10.000 hingga 20.000 orang,” tulis rilis Kemenpora.

“Ini belajar dari case Piala Dunia FIFA U-20 yang pertama di Kolombia tahun 2011, yang dipenuhi jumlah penonton terbanyak di setiap pertandingannya.”

“Sedangkan pada Piala Dunia FIFA U-20 terakhir di Polandia tahun 2019 tercatat sebagai Piala Dunia FIFA U-20 yang terendah jumlah penontonnya.”

“Sebagai konsekuensinya, jika kapasitas stadion besar seperti SUGBK, maka harus di-setting supaya tidak terlihat kosong jika jumlah penontonnya hanya sekitar 10 ribu orang.”