Arema FC Hati-Hati Rekrut Pemain Asing

Manajemen Arema FC tidak ingin gegabah dalam merekrut pemain asing anyar di musim 2020 yang bisa mendatangkan kerugian bagi klub terkait administrasi maupun kelayakan bermain di Liga 1.

Arema sebelumnya sudah melepas tiga pemain asing. Makan Konate memilih bergabung dengan Persebaya Surabaya, sedangkan Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius yang masih terikat kontrak dipinjamkan ke klub lain.

Manajemen berkaca dari kasus Santiago Carerra yang batal direkrut pada musim ini, karena terbentur regulasi menit bermain. Arema sebetulanya sudah mengajukan surat penawaran kepada Carerra, namun akhirnya terpaksa dibatalkan.

Manajer umum Ruddy Widodo mengutarakan, manajemen kini melakukan penelusuran lebih mendalam terhadap statistik pemain asing sebelum memutuskan mengajukan penawaran, sehingga bisa memenuhi regulasi.

“Saat ini proses itu masih berjalan. Kami tidak hanya melihat di liga negara mana klub terakhirnya bermain, tapi juga menit bermain si pemain di klub terakhirnya tersebut. Syaratnya harus 25 persen dari total pertandingan yang dijalani klub terakhirnya itu,” tutur Ruddy diwartakan laman Wearemania.

Ruddy menambahkan, manajemen kini sedang melakukan pendekatan terhadap penyerang asal Argentina dan stopper asal Uruguay. Bidikan ke striker Argentina ini sekaligus meredam spekulasi Ezechiel N’Douassel merapat ke Arema.

“Striker dan second striker dalam rencana cadangan ini sama-sama berasal dari Argentina. Tentu saja dua nama tersebut merupakan rekomendasi dari Coach [Mario] Gomez. Yang stopper anyar ini juga dari Uruguay. Pokoknya, dari depan sampai belakang musim ini kami akan memakai pemain dari Amerika Latin,” ungkap Ruddy.