Tak Masuk Kriteria, Ndouassel Tersisih dari Perburuan Pemain Arema FC?

Pelatih Arema FC, Roberto Carlos Mario Gomez, mengaku sudah mengalihkan bidikan transfer timnya dari bomber Persib Bandung, Ezechiel Ndouassel.

Nama striker asing andalan Persib Bandung, Ezechiel Ndouassel, sempat menjadi perbincangan hangat bagi suporter Arema FC, Aremania.

Pasalnya, pemain asal Chad tersebut sempat dikabarkan menjadi incaran pelatih Arema FC, Mario Gomez.

Hal itu menyusul kabar yang mengatakan bahwa Eze tak lagi ingin berkostum Persib untuk musim depan.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada kabar yang jelas soal bagaimana nasib Eze di Persib.

Yang jelas manajemen Persib telah menegaskan bahwa striker berusia 31 tahun itu masih terikat kontrak hingga akhir musim 2020.

Walhasil, bagi tim yang ingin mendapatkan jasa Eze harus mengeluarkan biaya transfer.

Nama Eze awalnya disebut-sebut akan segera bergabung dengan Arema karena faktor kehadiran Mario Gomez.

Seperti diketahui Eze merupakan mantan anak asuh Mario Gomez ketika masih menukangi Persib.

Selain itu, Mario Gomez juga dikabarkan ingin mendatangkan rekan duet Eze selama di Persib musim 2018, Jonathan Bauman.

Namun, kabar terbaru Arema FC justru hendak mendatangkan dua pemain asing dari Argentina.

Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager Arema, Ruddy Widodo.

“Striker dan second striker dalam rencana cadangan ini sama-sama berasal dari Argentina,” ujar Ruddy dikutip BolaSport.com dari Tribun Jabar.

“Tentu saja dua nama tersebut merupakan rekomendasi dari Coach Gomez,” ucapnya menambahkan.

Dengan keterangan tersebut, secara otomatis menyingkirkan nama Ezechiel Ndouassel dari daftar buruan Arema.

Sejauh ini, Arema FC baru mendatangkan satu pemain asing untuk memperkuat tim di Liga 1 2020.

Ia merupakan eks pemain Persib Bandung yakni Oh In-Kyun.

Untuk melengkapi slot pemain asing, Ruddy mengaku sudah mendapatkan pemain berposisi sebagai stopper.

“Stopper kami sudah dapat dari Uruguay, pokoknya dari depan sampai belakang musim 2020 kami pakai pemain Amerika Latin,” kata Ruddy Widodo.