Game MM Bola Tangkas Online Indonesia

Meski Frustrasi, Jack Brown Optimistis Lolos Ke Timnas Indonesia U-19

Pemain yang sedang mengikuti seleksi timnas Indonesia U-19, Jack Brown, mengaku mengalami kendala fisik. Pemain yang berdomisili di Inggris ini mengatakan kalau ia sulit beradaptasi dengan cuaca sehingga berpengaruh pada performanya.

Diketahui suhu rata-rata di tempat pemusatan latihan timnas U-19 saat ini, di Cikarang, sekitar 29 hingga 32 derajat celsius. Sementara di negara tempat tinggal Jack, Inggris, suhu rata-rata saat ini lebih dingin yakni antara 9 hingga 11 derajat celsius.

“Saya senang tapi agak frustrasi karena badan saya belum mampu adaptasi dengan panasnya cuaca. Saya seharusnya sudah ada di sini satu minggu, atau 14 hari sebelum mulai latihan agar badan saya bisa adaptasi. Di Inggris, saya berlari sepanjang pertandingan tidak apa-apa, Tapi di sini, habis 45 menit badan saya terasa berat dan susah bernafas,” urai Jack, Jumat (17/1) pagi.

Tak hanya kaget dengan cuaca di Cikarang, Jack pun mengaku masih mengalami kelelahan setelah melalui perjalanan udara selama 20 jam, alias jetlag. Jack mengaku tubuhnya masih butuh menyesuaikan diri dengan zona waktu di Indonesia.

Merasa tidak maksimal pada seleksi timnas U-19 kali ini, Jack berharap masih diberi kesempatan lagi oleh Shin Tae-yong — pelatih manajer timnas Indonesia. Ia pun mengaku jika sejauh ini sudah melakukan yang terbaik untuk tidak mengecewakan kesempatan yang diberikan oleh Tae-yong kepadanya.

“Saya ingin diberi waktu lebih banyak agar bisa adaptasi, dan agar bisa bermain lebih bagus. Saya berusaha melakukan yang terbaik,” tutur Jack.

“Dia [Tae-yong] sudah tahu kalau saya jetlag di pesawat selama 20 jam dan sudah tahu, saya belum beradaptasi tapi Inshaallah saya bisa lolos seleksi,” ujar Jack menambahkan.

Pada uji coba internal terakhir jelang keberangkatan ke Chiang Mai, Thailand, Jack diberi kepercayaan untuk bermain penuh. Ia ditempatkan sebagai gelandang di tim kuning bersama beberapa langganan timnas U-19 seperti I Komang Teguh Trisnanda dan Serdhy Epifano.