Iwan Bule Sempat Janjikan Subsidi Rp15 M, LIB Menilai Angka Itu Terlalu Besar

“Kami akan kucurkan subsidi sebesar Rp15 miliar untuk setiap tim Liga 1 dan Rp5 M tim Liga 2. Soal pendanaan, sudah banyak sponsor yang mau bantu.”

Pernyataan itu adalah milik Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, dalam masa kampanyenya. Lantas, apakah target itu bisa terseksekusi di Liga 1 2020?

Komisaris PT Liga Indonesua Baru (LIB), Gusti Randa, mengatakan bahwa hal tersebut masih cukup sulit terealisasi saat ini.

“Kami dari PT LIB menyerahkan itu semua tergantung dari federasi (PSSI). Tapi menurut saya terlalu drastis itu dari selama ini mungkin dapat Rp5 M, itu pun dibagi 10 bulan, terus melompat menjadi 300 persen,” ucap Gusti.

“Namun, kalau itu kejadian bagus. Tapi lebih baik jangan berpikir ke sana dulu. Namanya dijanjikan, diminta saja,” katanya melanjutkan.
Bagi LIB, seharusnya klub-klub tidak lagi bergantung pada dana subsidi sebagai sumber pemasukan utama.

“Klub itu harus lebih modern, bisa melakukan outscorcing segala macam dana sehingga subsidi itu menjadi bagian nomor sekian,” tutur Gusti Randa lagi.

Dalam beberapa tahun terakhir, dana komersial atau dana subsidi itu memang telah mengalami kenaikan dan penurunan. Sebelum saat ini Rp5 miliar, musim sebelumnya pernah mencapai Rp7,5 miliar (Rp2,5 miliar khusus pembinaan usia muda). Sebeumnya lagi, dana subsidi hanya berkisar Rp3 miliar saja.