Arema FC Lebih Berhati-hati Berikan Kontrak Panjang untuk Pemain Asing

Arema FC memutuskan untuk melepas semua pemain asingnya jelang musim 2020. Arthur Cunha, Takafumi Akahoshi, dan Sylvano Comvalius, tidak mendapatkan rekomendasi dari pelatih anyar, Mario Gomez. Sementara Makan Konate dilepas karena tidak menemui kata sepakat untuk kontrak baru.

Arema FC tentu kini berburu pemain asing baru. Empat pemain asing harus dicari oleh manajemen Singo Edan untuk memastikan skuat terbaik di musim 2020.

Namun, untuk pemain asing yang baru, manajemen Arema kini berhati-hati terkait durasi kontrak. General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, memastikan keempat pemain asing baru Singo Edan hanya akan mendapatkan durasi kontrak selama satu tahun saja.

“Untuk musim ini, kami memberikan kontrak selama satu musim kepada semua pemain asing. Ada pertimbangan finansial dan belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Ruddy Widodo.

Pengalaman yang dimaksud oleh Ruddy Widodo itu adalah kasus Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius. Keduanya masih memiliki sisa kontrak selama satu musim. Namun, karena tidak masuk dalam skema Mario Gomez, keduanya pun harus dilepas dan hal tersebut membuat manajemen Arema mendapatkan pekerjaan tambahan, yaitu meminjamkan keduanya ke klub lain.

“Sebenarnya kami tidak kapok memberikan durasi kontrak lebih dari satu musim, tapi dengan catatan kualitasnya sudah teruji. Namun, tentu masih ada pertimbangan lainnya,” ujar GM Arema FC itu.

Baru Oh In-kyun

Sampai sejauh ini, Arema FC sudah mendapatkan satu pemain asing, yaitu Oh In-kyun. Sementara stoper asal Uruguay, Santiago Carrera, batal direkrut karena tidak memenuhi persyaratan verifikasi terkait menit bermain yang tidak mencukupi karena jarang bermain bersama Bisceglie di Serie C Liga Italia.

Pemain berusia 25 tahun itu tercatat hanya tampil dalam satu pertandingan. Sementara persyaratan verifikasi pemain asing di Liga 1, sang pemain minimal harus tampil sebanyak 25 persen dari total pertandingan yang ada dalam satu musim.