Negosiasi Mentok, Persik Kediri Gagal Daratkan Top Skorer Liga 1 2018

Manajer Persik Kediri, Beny Kurniawan mengakui bahwa pihaknya gagal mendaratkan Aleksandar Rakic untuk memperkuat lini serang sebagai proyeksi Joko Susilo, jelang bergulirnya Liga 1 musim 2020.

Sebelumnya, Persik mengaku sudah menjalin komunikasi secara intens dengan sang pemain. Terutama pasca Rakic tidak lagi menjadi bagian dari Madura United proyeksi Rahmad Darmawan musim ini.

“Kami saat ini mencoba cari pemain asing alternatif lainnya,” tutur Beny Kurniawan melalui rilisnya kepada media pada Rabu (15/01/20) kemarin.

Pihaknya juga terang-terangan bahwa permintaan gaji beserta fasilitasnya, menjadi kendala utama. Rakic disebut meminta standar tinggi yang berada di luar kemampuan tim Macan Putih untuk penentuan budget bagi pemain asing.

“Kami sudah menghubungi lewat agennya. Namun, permintaan (nominal) kontrak serta fasilitas, terlalu besar,” sambung Beny.

Rakic sendiri mengalami grafik menurun dengan hanya menyumbang 12 gol dan 4 assist bagi MU selama 21 laga. Padahal di tahun sebelumnya, striker kebangsaan Serbia berusia 27 tahun itu meraih gelar top skorer Liga 1 dengan 21 gol kala berbaju Tira Persikabo.

Situasi ini menjadikan Persik gagal mengenalkan pemain asing barunya menatap kompetisi musim ini. Sebagai juara Liga 2, Persik sendiri mematok target untuk bertahan di Liga 1, dan berusaha menembus 10 besar klasemen.