Arema Minimal Habiskan Rp28 Miliar Rupiah demi Membentuk Tim 2020

Arema musim ini belum mengumumkan secara resmi rekrutan baru untuk musim 2020. Meski, beberapa nama sudah beredar di media sosial, seperti Bagas Adi Nugroho, Kushedya Hari Yudo, Dave Mustaine, Oh In-kyun dan yang lainnya.

Terkesan, bukan pemain mahal yang didatangkan tim berjulukan Singo Edan ini. Hanya pelatih Mario Gomez yang terlihat mentereng.

Namun, bukan berarti Arema berhemat dana setelah mendatangkan pelatih asal Argentina beserta jajarannya. Justru, anggaran tim musim 2020 naik lumayan.

“Musim sebelumnya untuk membentuk tim butuh Rp24 miliar, sedangkan musim ini Rp28-30 miliar. Itu untuk kontrak pemain beserta ofisial,” jelas Ruddy Widodo, General Manager Arema.

Hal itu berarti ada kenaikan maksimal bisa sampai Rp6 miliar musim ini. Ruddy menegaskan ada beberapa pemain lama mendapat kenaikan kontrak. Hal itu sudah wajar di setiap musim, sekalipun musim lalu Arema tidak bisa memenuhi target manajemen lantaran finis di posisi kesembilan.

Selain itu, kontrak pemain baru Arema juga tergolong lumayan. Utamanya rekrutan untuk pemain asing. Satu di antaranya, mantan bek Timnas Uruguay junior yang pernah bermain di klub besar Argentina, River Plate, dan tim besar Inggris Liverpool.

Bukan Bujet Rendah

Selain itu, ada sejumlah nama yang masuk radar, seperti Jonathan Bauman dan Ezechiel N’Douassel. Meski, dua nama terakhir mulai menipis peluangnya untuk bergabung karena persoalan nominal kontrak dan administrasi.

Jumlah Rp30 miliar untuk membentuk tim 2020 dinyatakan bukan biaya yang kecil sehingga Arema yakin mereka bakal meraih posisi lebih baik di Liga 1.

“Saya tegaskan, manajemen dan tim pelatih sudah menentukan target, yakni mendapat tiket main di kancah Asia musim berikutnya. Artinya, ada dua cara, yakni juara Liga 1 atau Piala Indonesia,” jelas Ruddy.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.