Bojan Hodak Beri Janji Manis soal Strategi

Eks pelatih klub raksasa Malaysia, Johor Darul Takzim, Bojan Hodak, yang kini menukangi klub Liga 1 PSM Makassar menjanjikan kekayaan strategi untuk juara Piala Indonesia 2018/19 tersebut.

Sejak menggelar latihan perdana menyambut Liga 1 2020, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (08/01/20) lalu, pelatih sepak bola berpaspor Kroasia ini perlahan mengasah strateginya.

Mulai dari skema membangun serangan dari bawah, umpan satu dua sentuhan, umpan lambung, umpan silang, penyelesaian akhir, hingga mencoba sejumlah formasi telah dilakukan Hodak bersama PSM Makassar.

Berdasarkan pantauan langsung awak redaksi berita olahraga INDOSPORT, Hodak menggunakan formasi 4-4-2 setiap kali menggelar sesi simulasi laga pada dua hari latihan terakhir. Namun, ia mengatakan formasi tersebut belum paten digunakan.

“Sekalipun saya sudah memutuskannya (formasi), kami tidak hanya akan memiliki satu sistem. Kami harus memiliki tiga opsi, rencana A, B, dan C,” ungkap Hodak, Kamis (09/01/20).

“Saya akan memutuskan dalam beberapa hari ke depan. Saya perlu melihat rekaman video para pemain terlebih dahulu. Setelah itu, saya akan putuskan formasi kami,” tambah ia lagi.

Adapun dalam formasi 4-4-2 tersebut, Hodak menduetkan dua legiun asing mengisi sektor penyerang. Giancarlo Lopes Rodrigues yang bertugas sebagai target man dan Willjan Pluim yang lebih banyak sebagai penyerang bayangan.

Keduanya ditopang dua penyerang sayap, Bayu Gatra di sisi kanan dan Ezra Walian di sisi kiri. Sedangkan Rizky Pellu dan Rasyid Bakri bertugas mengawal stabilitas di lini tengah.

Untuk sektor pertahanan PSM di Liga 1 2020, Hodak memasang kuartet Wasyiat Hasbullah, Abdul Rahman, Hasim Kipuw, dan Leo Guntara. Keempatnya bertugas membantu penyerangan dan melindungi Miswar Saputra yang berdiri di bawah mistar gawang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.