Persebaya Jadi Musafir di 2020, Pentolan Bonek ‘Sentil’ Pemkot Surabaya

Persebaya Surabaya bakal menjadi tim musafir di Liga 1 2020. Pasalnya, semua stadion yang biasa dipakai selama ini tidak bisa dipergunakan sementara waktu.

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tengah direnovasi oleh Pemkot Surabaya sebagai bentuk persiapan menuju Piala Dunia U-20 2021. Tak hanya itu, Stadion Gelora 10 November (G10N) pun tampaknya serupa dengan Stadion GBT.

Melihat hal ini tentu tak hanya Persebaya saja yang kecewa lantaran kesempatan bermain di Surabaya amat kecil. Kekecewaan dirasakan pula oleh salah satu pentolan Bonek, Andie Peci.

Menurutnya tak lucu apabila Persebaya terusir dari Surabaya, terlebih lagi tim kebanggaannya itu akan mewakili Indonesia di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2020.

“Kami berharap agar, (Stadion 10 November) bisa dipakai. Jadi ya lucu, kalau Persebaya mainnya tak bisa di Surabaya. Apalagi Persebaya main di ASEAN Club Champinship. Ajang yang sangat besar,” kata Andie Peci pada Minggu (5/1/20).

Sementara itu, Andie Pecie menyinggung soal Pemkot Surabaya yang mengizinkan pemakaian Stadion G10N. Dia meyakini jika segalanya dilakukan dengan proses dialog tentu bisa berjalan lancar.

Sekadar mengingatkan, Pemkot Surabaya, melalui Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras), Edi Santoso, telah memastikan bahwa Stadion Gelora Bung Tomo dan Gelora 10 November bakal direnovasi secara menyeluruh pada 2020.

Ada pun alasan Edi tidak memberikan izin pemakaian stadion untuk kandang Persebaya Surabaya di Liga 1 2020 adalah kondisi yang tak layak untuk menyelenggarakan pertandingan.