Stefano Teco Merasa Spesial Mendapat Gelar Pelatih Terbaik Liga 1 2019

Stefano Teco berkibar pada musim ini. Pelatih asal Brasil itu sukses membawa Bali United menjuarai Shopee Liga 1 2019. Penyerahan trofi telah dilakukan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (22/12/2019).

Selain gelar itu, Teco juga mendapat prestasi individu. Dia meraih gelar pelatih terbaik Liga 1 2019. Teco berhasil menyingkirkan dua pesaingnya, yaitu Jacksen F. Tiago (Persipura Jayapura) dan Mario Gomez (Borneo FC).

“Saya harus berterima kasih telah dipilih jadi yang terbaik di antara pelatih di Indonesia. Jadi pelatih kepala itu tidak mudah. Anda bisa lihat sendiri ada pelatih yang belum selesai menangani tim lalu dipecat,” kata Teco.

“Ada klub yang berganti pelatih dua sampai tiga kali, kadang malah empat. Saya harus berterima kasih dengan ini. Semuanya bekerja keras dan tim ini memang sangat luar biasa,” imbuh pelatih berusia 45 tahun itu.

Ini merupakan gelar pelatih terbaik kedua yang didapat Teco dalam Liga 1. Musim lalu, dia membawa Persija Jakarta menjadi kampiun Liga 1 2018. Teco juga keluar sebagai pelatih terbaik pada musim itu.

Teco bahkan tercatat sebagai satu-satunya pelatih di Indonesia yang pernah meraih gelar juara dua tahun beruntun dengan dua tim yang berbeda. Dia mengaku ada kemiripan antara saat menjadi juara bersama bersama Persija dan Bali United.

“Situasinya agak berbeda. Tapi, saya senang bekerja di Persija karena sudah menunggu 17 tahun untuk juara. Kami bisa juara di Jakarta setelah terakhir terjadi pada 2001,” ucap Stefano Teco.

Gelar Spesial

Hal yang sama terjadi pada Bali United. Sudah beberapa tim asal Pulau Dewata pernah berkompetisi di level nasional, seperti Gelora Dewata dan Perseden Denpasar. Namun, belum ada yang mempersembahkan gelar juara.

“Bali United juga begitu. Semua tahu ada beberapa tim di Pulau Bali, tapi belum ada yang dapat trofi. Sekarang Bali United yang dapat. Buat saya, semuanya sama-sama spesial,” tutup Stefano Teco.