Kurniawan Dwi Yulianto, Memulai Karier Pemain & Pelatih Kepala Di Luar Negeri

Kurniawan Dwi Yulianto telah resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala Sabah FA, salah satu peserta dari Malaysia Super League 2020. Ini untuk pertama kalinya Kurniawan mengemban tugas sebagai pelatih kepala klub profesional.

Sebelumnya, dia memang hanya menjabat sebagai asisten pelatih mulai dari timnas Indonesia senior hingga U-22. Pada Piala Presiden 2017, dia juga sempat mendapatkan kepercayaan menjadi asisten pelatih Borneo FC.

Ada catatan istimewa di balik peresmian Kurniawan sebagai pelatih Sabah untuk musim depan. Eks striker timnas Indonesia itu menjadi satu-satunya figur sepakbola asli Indonesia yang memulai karier profesional sebagai pemain dan pelatih di luar negeri.

Karier Kurniawan sebagai pemain profesional dimulai bersama FC Luzern di Liga Swiss pada 1994. Sebelum membela FC Luzern, Kurniawan telah ditempa lebih dahulu oleh Sampdoria Primavera di Italia pada setahun sebelumnya. Setelah itu, beberapa klub besar Indonesia pernah merasakan jasanya seperti Pelita Jaya, PSM Makassar, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSS Sleman, hingga Persela Lamongan.

“Saya bersyukur, alhamdulillah memulai karier sebagai pemain di luar negeri dan pengalaman melatih pertama kali dalam karier saya juga di luar negeri,” kata Kurniawan.

Pria berusia 43 tahun tersebut juga mengungkapkan alasannya mengapa akhirnya menerima pinangan klub yang baru promosi ke Malaysia Super League setelah menjuarai Malaysia Premier League 2019 itu.

“Sabah adalah klub yang paling serius mendekati saya dan saya pun tertantang dengan melatih tim luar negeri,” tegasnya.

Dengan hadirnya nama Kurniawan sebagai pelatih Sabah, ia menambah daftar nama pelatih asal negara ASEAN (selain Malaysia) yang berkiprah di Malaysia Super League. Fandi Ahmad (Singapura/Johor Darul Takzim), Rahmad Darmawan (Indonesia/T-Team), Sathit Bensoh (Thailand/Kelantan), serta Aidil Sharin (Singapura/ Kedah) adalah para pelatih asal Asia Tenggara yang berkarier di Malaysia sebelum Kurniawan.

Tak hanya itu, fakta unik lainnya, saat masih aktif sebagai pemain, Kurniawan pernah membela Sarawak, tim yang di mana menjadi rival Sabah yang dijuluki Derbi Borneo.

Seperti diberitakan, Kurniawan dikontrak dengan durasi satu tahun oleh Sabah. Di sana, ia juga akan dibantu Sofie Imam Faizal, yang sebelumnya merupakan pelatih fisik timnas Indonesia U-19.