Peta Liga 1 2020, 12 di Jawa, 6 Luar Jawa, Tandang dari Aceh ke Papua

Tiga tim yang harus terdegradasi dari Liga 1 2019 sudah dipastikan. Ketiganya adalah Perseru Badak Lampung FC, Semen Padang, dan Kalteng Putra.

Dengan demikian, 18 tim peserta Liga 1 2020 sudah bisa dipastikan. Pasalnya, sudah ada tiga tim Liga 2 yang memastikan naik tingkat.

Pada akhir November lalu, Persik Kediri, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh memastikan promosi seiring rampungnya Liga 2 2019.

Liga 1 2020 akan diikuti 13 tim dari Pulau Jawa dan hanya enam yang berada di luar Jawa.

Jumlah tim luar Jawa tahun 2020 lebih sedikit dibanding musim 2019 yang berjumlah delapan tim.

Enam tim luar Jawa yang akan bertarung adalah Persiraja (Aceh), Barito Putera, Borneo FC (Kalimantan), PSM Makassar (Sulawesi), Bali United (Bali), dan Persipura Jayapura ( Papua).

Masuknya Persiraja ke Liga 1 memunculkan fakta menarik. Hadirnya Persiraja membuat ada jarak laga away terjauh dalam sejarah persepakbolaan Indonesia, yakni dari Banda Aceh ke Jayapura.

Persiraja dan Persipura tercatat belum pernah saling bersua dalam sebuah kompetisi resmi era profesional di Indonesia.

Saat masa-masa awal Liga Indonesia, kompetisi masih menggunakan format per wilayah, belum kompetisi penuh seperti saat ini.

Banda Aceh dan Jayapura tercatat terpisah dalam jarak garis lurus mencapai sekitar 5.121 kilometer.

Jarak tersebut bahkan lebih jauh dibanding jarak yang harus ditempuh klub-klub London apabila harus away Liga Champions ke Moskwa.

Ibu Kota Inggris dan Ibu Kota Rusia itu tercatat “hanya” terpisah jarak garis lurus sekitar 2.540 kilometer.

Sementara itu, untuk tim-tim dari Jawa, Jawa Timur masih menjadi wilayah yang mengirim wakilnya paling banyak.

Pada Liga 1 2020, akan ada lima tim dari Jawa Timur yang akan berkompetisi. Lebih banyak dibanding Liga 1 2019 yang hanya terdiri atas empat tim.

Hal itu tak lepas dari masuknya Persik Kediri. Selain Persik, empat tim Jatim lainnya adalah Madura United, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persela Lamongan.

Dari Jawa Tengah, ada PSIS Semarang yang kemungkinan besar sudah bisa berkandang di Stadion Jati Diri, sedangkan PSS Sleman akan menjadi wakil dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jawa Barat masih akan diwakili dua tim yang sama seperti 2019, yakni Persib Bandung dan PS Tira-Persikabo.

Setelah lama absen, Banten akan kembali memiliki wakil dalam kompetisi kasta tertinggi tanah air lewat hadirnya Persita Tangerang.

Adapun Ibu Kota Jakarta masih akan diwakili oleh Persija Jakarta dan Bhayangkara FC.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 sudah menetapkan waktu kick-off untuk musim kompetisi tahun 2020.

PT LIB memutuskan bahwa waktu kick-off Liga 1 2020 akan digelar pada 1 Maret mendatang.

“Kami sudah mulai merancang kick-off Liga 1 2020 pada 1 Maret,” kata Manajer Kompetisi PT LIB, Asep Saputra, Kamis (5/12/2019).

Namun, waktu sepak mula itu masih bisa berubah. Hal tersebut bergantung bagaimana perubahan sebelum Liga 1 2020 digelar.

Kemungkinan besar sebelum Liga 1 2020 digelar akan ada turnamen pramusim Piala Presiden 2020. Kabarnya, Piala Presiden 2020 akan digelar pada Februari mendatang.

“Untuk jadwal pertandingan juga sudah disiapkan meskipun kompetisi saat ini belum selesai,” ucap Asep menambahkan.

Asep berharap agar kompetisi Liga 1 2020 bisa selesai pada November mendatang.

Sebab, ada beberapa agenda internasional yang akan dimainkan oleh timnas Indonesia, salah satunya Piala AFF 2020.