Bhayangkara FC Bantah Merger dengan Perseru Badak Lampung FC

Manajer Bhayangkara FC, Sumardji, mengatakan pihaknya membantah akan melakukan merger dengan klub yang terdegradasi dari Liga 1 2019, Perseru Badak Lampung.

Tidak ada satu pun pemikiran untuk menggabungkan Bhayangkara FC dengan Perseru Badak Lampung.

Sebelumnya, di media sosial sudah terjadi perbincangan rencana merger Bhayangkara FC dengan Perseru Badak Lampung.

Kabar kedua klub tersebut akan bergabung beredar karena sepak bola di Lampung saat ini sedang antusias.

Setiap Perseru Badak Lampung berlaga, cukup banyak penonton yang datang ke Stadion Sumpah Pemuda.

Entah berasal dari mana isu tersebut sehingga sangat mengganggu konsentrasi Bhayangkara FC.

“Isu kami bermerger dengan Perseru Badak Lampung itu adalah tidak benar,” kata Sumardji saat dihubungi awak media.

Pernyataan itu menegaskan bahwa Bhayangkara FC akan tetap ber-homebase di Jakarta.

Terlebih, The Guardian sudah memiliki kandang sendiri, yakni Stadion PTIK yang terletak di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.

Stadion PTIK selalu penuh bila Bhayangkara FC bermain kandang.

Memang, venue tersebut hanya menampung maksimal 2.500 penonton.

Tak bisa dimungkiri memang Bhayangkara FC sempat berpindah-pindah home base.

Sebelum bermarkas di Jakarta, juara Liga 1 2017 itu sempat berkandang di Surabaya dan Sidoarjo.

Sementara Perseru Badak Lampung sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 2020.

Tim asuhan Milan Petrovic itu sebelumnya juga bermerger dengan Perseru Serui untuk tampil di Liga 1 2019.