AFC Sejajarkan Bambang Pamungkas dengan Son Heung-min

Federasi Sepak Bola Asia (AFC), menyandingkan striker legendaris timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, dengan superstar Tottenham Hotspur, Son Heung-min.

AFC baru-baru ini mengunggah rangkaian foto yang menampilkan masa muda para bintang sepak bola benua Asia.

Foto-foto tersebut diunggah AFC melalui akun Instagram resmi mereka, @theafchub pada Kamis (13/12/2019).

Dalam unggahan foto tersebut, AFC menyandingkan enam pemain yang sudah dianggap sebagai “superstar”.

Menariknya, dalam slide terakhir unggahan tersebut terselip foto salah satu striker kawakan asal Indonesia, Bambang Pamungkas.

“Ketika para superstar ini masih muda dan tak kenal rasa takut,” tulis AFC dalam unggahan foto tersebut.

Pada slide pertama AFC menampilkan foto pemain asal Korea Selatan, Son Heung-min.

Pemain yang kini merumput bersama klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, memang dikenal sebagai superstar di Benua Asia.

Pilar yang kini berusia 27 tahun ini menjelma sebagai pemain terbaik benua Asia di era sepak bola modern saat ini.

Pada slide kedua, AFC memasukkan nama Sardar Azmoun.

Mungkin nama yang satu ini sedikit asing bagi telinga pecinta sepak bola tanah air.

Sebab, Azmoun memang menjadi pemain paling muda yang berada dalam kumpulan foto tersebut.

Dijuluki sebagai Messi dari Iran, pemain 24 tahun tersebut kini bermain untuk klub asal Rusia, Zenit Saint Petersburg.

Selanjutnya, AFC memasukkan nama Shinji Kagawa, pemain asal Jepang ini meraih era keemasannya bersama tim berjulukan setan merah tersebut.

Kini, pemain berusia 30 tahun tersebut bermain untuk klub asal Spanyol, Real Zaragoza.

Dua slide selanjutnya terselip foto Tim Cahill (Australia) dan Sunil Chhetri (India).

Cahill sempat bermain untuk Everton pada 2004-2012, dirinya terakhir bermain untuk klub India, Jamshedpur FC, sebelum mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Sedangkan Chhetri, merupakan salah satu pemain sepak bola paling terkenal di India.

Pemain yang kini berusia 35 tahun tersebut kini membela klub India, Bengaluru FC.

Pada slide terakhir, AFC memasukkan satu-satunya pemain dari Asia Tenggara, Bambang Pamungkas.

Pemain yang akrab disapa Bepe ini, memang layak menjadi sorotan di benua Asia.

Pada masa mudanya, pemain yang identik dengan nomor punggung 20 itu sempat bermain untuk EHC Norad di kasta ketiga Liga Belanda.

Bahkan, salah satu klub asal Inggris, Derby County, juga sempat menginginkan jasa top skor Piala AFF 2002.

Namun, kala itu Bepe menolak dan memilih untuk bergabung dengan Persija Jakarta.

Prestasi fenonemal Bambang Pamungkas tecipta ketika mengantarkan Selangor FA meraih treble winner pada 2005.

Kala itu, Bambang Pamungkas membantu Selangor menjuarai Liga Premier Malaysia, Piala Malaysia, dan Piala FA Malaysia.

Tiga penghargaan diraih Bepe pada masa tersebut yaitu top skor Liga Premier Malaysia, Piala FA Malaysia, dan pemain asing terbaik Piala Malaysia 2005.

Di usianya yang sudah menginjak 39 tahun, Bepe sudah mengalami manis pahitnya dunia sepak bola Indonesia maupun di luar negeri.

Saat ini, Bepe masih menjadi bagian dari Persija Jakarta yang baru saja memastikan lolos dari zona degradasi Liga 1 2019. (Nezatullah Wachid Dewantara).