Bidik Runner-up Liga 1 2019, Borneo FC Bertekad Sapu Bersih Poin dalam 2 Laga Tandang Tersisa

Borneo FC baru saja mengalami kekalahan 0-1 saat menjamu Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, dalam laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019. Tak surut untuk berjuang demi finis di posisi runner-up Liga 1 2019, Borneo FC bertekad untuk maksimal dan meraih poin maksimal dalam dua laga terakhir musim ini.

Namun, Borneo FC harus menjalani dua laga terakhir tersebut dengan menjalani laga tandang. Pertama tim berjulukan Pesut Etam itu harus bertandang ke markas Semen Padang pada 17 Desember dan kemudian bertandang ke markas Persipura Jayapura pada 22 Desember yang menjadi laga terakhir musim ini.

Selain itu, Borneo FC saat ini harus melepaskan dulu posisi kedua kepada Persipura karena kekalahan yang mereka alami saat menghadapi Persib. Borneo FC dan Persipura sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama, yaitu 49 poin, di mana hasil pertemuan kedua tim di putaran pertama berakhir imbang 1-1.

Tentu laga terakhir musim ini menghadapi Persipura menjadi penentu siapa yang berhak untuk posisi kedua di klasemen akhir Liga 1 2019, tapi tentunya juga poin maksimal harus diraih saat menghadapi Semen Padang. Borneo FC pun tak mengendurkan semangat untuk bisa finis di posisi dua besar pada akhir musim.

“Kami masih ada peluang mengakhiri kompetisi di peringkat kedua asal bisa menyelesaikan dua pertandingan tersisa dengan kemenangan. Ini semua tergantung kepada diri kami sendiri, bukan karena hasil dari tim lain. Pastinya kami harus lebih bekerja keras lagi,” ujar asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, seperti dilansir dari situs resmi klub.

Evaluasi Penyelesaian Akhir

Kekalahan yang dialami Borneo FC saat menjamu Persib sangat menyakitkan. Secara keseluruhan Borneo FC lebih menguasai jalannya laga.

Rentetan peluang emas pun lahir. Namun tak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol. Persib juga tertolong dengan penampilan apik I Made Wirawan di bawah mistar.

Hasil dari laga terakhir itu pun membuat Borneo FC melakukan evaluasi, terutama dalam masalah penyelesaian akhir yang tampaknya menjadi kendala.

“Pertandingan sudah selesai, kami harus membenahi apa yang menjadi kekurangan dalam pertandingan terakhir dan mencari formula untuk menyelesaikan sisa dua pertandingan musim ini dengan sangat baik. Kompetisi sudah memasuki akhir perjalanan, namun evaluasi harus tetap dilakukan agar kesalahan tak terulang di pertandingan sisa,” ujar Amir.