Gelandang Arema FC Sebut Kekalahan di Derby Jatim Jadi Pelajaran

Gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi menyebut kekalahan timnya dalam Derby Jatim kali ini wajib menjadi pelajaran berharga guna mengintrospeksi diri jelang menatap dua laga sisa Liga 1 2019.

Kekalahan telak dengan skor 1-4 itu bak mencoreng muka tim Singo Edan, yang mengapungkan optimisme tinggi guna meraih poin. Terlebih, gengsi tinggi juga dipertaruhkan, lantaran melawan Persebaya adalah Derby Jatim.

“Kami harus menjadikan kekalahan ini sebuah pelajaran berharga. Kami bermain dengan banyak kekurangan,” beber Hanif Sjahbandi saat mendampingi pelatih Arema FC, Milomir Seslija dalam konferensi pers di Stadion Batakan Balikpapan, Kamis (12/12/2019) sore.

Kekalahan yang sedikit memperbaiki rekor head to head milik Persebaya Surabaya dalam Derby Jatim sepanjang tahun ini. Kemenangan 4-1 sekaligus membalas skor 0-4 yang diderita Tim Bajul Ijo dalam pertemuan pertama di Liga 1 (15/08/2019) yang lalu.

Sedangkan bagi Arema FC, kekalahan itu menjadikan mereka tak pernah menang dalam 6 laga terakhir Liga 1. Hanya 2 angka mereka hasilkan dari hasil imbang, dengan 4 laga lainnya berakhir kekalahan.

“Kami harus bisa memperbaiki semua kekurangan menjadi lebih baik lagi ke depan,” midfeilder berusia 22 tahun itu menambahkan.

Praktis, kekalahan dalam Derby Jatim juga berimbas dengan posisi tim di klasemen Liga 1 2019. Harapan untuk finis di besar semakin kabur, setelah Arema FC semakin lengser ke urutan 10 dengan 43 poin.