Persiba Bantul vs Sleman United, Derbi DIY Jadi Pembuka Grup D Babak 32 Besar Liga 3 2019

Dua tim asal DIY, Persiba Bantul dan Sleman United bakal bersua pada laga pembuka Grup D babak 32 besar putaran nasional Liga 3 2019 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (12/12/2019) pukul 15.15 WIB.

Pertandingan ini akan menjadi tontonan menarik, pasalnya kedua tim sama-sama mengejar kemenangan demi membuka peluang lolos ke babak berikutnya.

Lolos ke babak 32 besar sebagai runner up Grup A babak penyisihan Pra Nasional Liga 3 2019, Persiba Bantul merombak kekuatan tim.

Mencoret lima pemain, tim berjuluk Laskar Sultan Agung merekrut sebanyak 10 penggawa anyar demi merealisasikan target promosi ke kom

Pelatih Persiba Bantul, Lafran Pribadi optimis berbekal komposisi pemain yang kini dimiliki, tim besutannya bisa menyelesaikan babak 32 besar dan melangkah ke babak berikutnya.

Apalagi Persiba Bantul bakal mendapat dukungan penuh dari pendukung setianya.

“Kita optimis, sebagai tuan rumah kita bisa melangkah ke babak berikutnya. Persiapan maksimal sudah kami lakukan untuk menghadapi Sleman United,” kata Lafran Pribadi kepada Tribunjogja.com, Rabu (11/12/2019).

“Apalagi dengan tambahan 10 pemain baru, tentu harapan saya bisa mengangkat performa tim ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Lafran mengaku membuka lebar kans pemain baru untuk tampil, terutama untuk pemain yang berposisi di sektor bek tengah.

“Pada babak sebelumnya, sektor bek tengah hanya punya 2 pemain yaitu Teguh dan Adi. Nah kebetulan Adi tercoret, berarti hanya menyisakan satu pemain saja. Jadi kans pemain baru untuk tampil tentu ada. Bisa kita memainkan antara Sidang, Syaiful atau kita langsung mainkan keduanya,” jelas Lafran.

Disinggung mengenai kekuatan Sleman United, Lafran Pribadi mengaku sudah paham betul kualitas calon lawannya.

Apalagi di Sleman United, ada beberapa pemain yang pernah ia tangani diantaranya Odsantino Berti.

“Sleman United tim yang bagus. Mereka juga melakukan persiapan yang lama ya karena Sleman United bermaterikan pemain Porda. Ada beberapa pemain yang pernah jadi anak asuh saja juga, jadi secara kualitas saya juga tahu betul,” pungkasnya.

Terpisah, pelatih Sleman United, Bena Seta mengaku anak asuhnya sangat antusias menyambut laga bertajuk ‘Derbi DIY’ ini.

“Semua pemain fit untuk menghadapi pertandingan lawan Persiba. Saya pikir di babak 32 besar tidak ada lawan yang mudah, sebab semua tim berjuang untuk sampai ke fase ini. Tapi kita sudah antisipasi, dan kita akan tekan sejak menit awal. Yang jelas semua pemain sudah tidak sabar untuk menghadapi pertandingan besok, semua sangat antusias,” ujar Bena Seta.

“Kekuatan semua tim saya pikir merata, karena setiap tim sesuai regulasi hanya diperkenankan mendaftarkan 3 pemain senior. Jadi saya rasa kekuatan merata dan semua tim punya peluang yang sama,” lanjutnya.

Menghadapi babak 32 besar ini, Sleman United tak banyak melakukan perombakan tim.

Sleman United hanya menambah lima amunisi saja diantaranya Gilang (Persebi), Dwi (PSBK), dan beberapa pemain lainnya.

Disinggung mengenai dukungan suporter tuan rumah yang dipastikan bakal all out mendukung tim kebanggannya, Bena Seta mengatakan hal tersebut justru melecut semangat juang anak asuhnya.

“Saya juga heran, anak-anak lebih bagus ketika main di luar tandang dan mereka justru bisa meraih poin penuh. Namun yang terpenting taktik dan strategi yang disiapkan pelatih bisa diterapkan pemain di lapangan,” tambahnya.