Madura United Enggan Tergelincir Di Tiga Laga Sisa

Madura United terus berupaya menjaga momentum kebangkitan, setelah pada pekan ke-31 Liga 1 2019 mampu menang atas tuan rumah Kalteng Putra, skor 4-1, 6 Desember lalu. Namun begitu, tak akan mudah bagi Madura United untuk mempertahankan tren positif tersebut. Pasalnya, mereka harus melakoni laga tandang di tiga pertandingan sisa musim ini.

Pertama, skuad Laskar Sape Kerrab mesti menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 13 Desember nanti. Empat hari berselang, giliran markas PSIS Semarang yang akan disambangi Jaimerson Xavier dan kawan-kawan. Terakhir, mereka akan dijamu sang juara Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 22 Desember mendatang.

“Momentum bangkit ini harus dijaga, setelah kemarin kami kesulitan untuk menang dan sudah bisa bangkit, jadi harus dijaga. Salah satu caranya ya meningkatkan tim agar lebih kuat dan tidak tergelincir lagi di tiga pertandingan terakhir ini,” ucap Rasiman, pelatih Madura United seperti dikutip laman resmi klub.

Rasiman juga menyadari perebutan posisi kedua klasemen memang sangat ketat. Sementara ini, Madura United hanya terpaut dua poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 49 poin.

“Memang persaingan klasemen sangat ketat iya. Jika hitung-hitungannya, posisi 12 masih bisa ke runner-up tentu tim yang di atasnya juga harus berhati-hati kalau tidak dapat memaksimalkan sisa pertandingannya, bisa tergelincir. Kami harus bisa maksimalkan itu,” jelasnya.

“Kami tahu memang lawan kami kuat-kuat. Tapi selama peluang masih ada, kami akan merebut poin sebanyak-banyaknya di tiga pertandingan terakhir demi posisi runner-up,” tegasnya.

Di samping itu, lini pertahanan timnya juga menjadi fokus mantan asisten pelatih T-Team ini untuk diperkuat.

“Coba pikir, jika kami tidak kebobolan, tentu tidak akan kalah, paling buruknya itu imbang. Syukur-syukur apabila bisa mendapatkan tiga poin (menang), pasti akan membuat posisi kami lebih bagus di klasemen,” tutupnya.