Prestasi Persik di Liga 2 Buat Suporter Kenang Memori 2 Dekade Silam

Seorang Persik Mania bernama Thalib, mengaku langsung teringat dengan kejayaan pada dua dekade silam, atas prestasi Persik Kediri yang mampu juara dua level Kompetisi selama dua tahun beruntun.

Pada tahun 2017 silam, Persik seolah berada di titik terendah dengan terdegradasi dari Liga 2. Namun dua tahun terakhir, dosa itu mereka tebus dengan melakukan aksi sapu bersih lewat trofi juara kompetisi Liga 3 tahun 2018 dan Liga 2 tahun ini.

Menjuarai kompetisi level dua Tanah Air, artinya Persik kembali ke habitat lamanya. Tim asal kota yang terkenal dengan berbagai olahan Tahu nya itu mengorbit ke Liga 1 mulai musim depan.

“Sebagai suporter, ya pastinya senang melihat prestasi Persik seperti ini,” tukas Thalib melalui video call dengan Indosport kala mengikuti kirab juara di Kota Kediri, Sabtu (07/12/2019) siang.

Pria 35 tahun itu langsung teringat saat bagaimana kota kelahirannya sangat ramai dengan konvoi kendaraan bermotor, dua dekade silam. Pesta juara tiga episode sekaligus, dimulai saat Persik menjuarai Divisi Dua (Liga 3) tahun 2001, Divisi Satu (Liga 2) tahun 2002 dan Divisi Utama (Liga 1) musim 2003.

“Harapannya untuk tim Persik, semoga bisa juara Liga 1 tahun depan. Sekalian juara di Liga Champions Asia,” ujar dia.

Sederet prestasi lainnya juga dicatat Persik ketika memasuki era Liga Indonesia. Melalui trio asing legendaris mereka, Cristian Gonzales, Danilo Fernando dan Ronald Fagundez, Persik kembali mengunci gelar juara Liga Indonesia tahun 2006 dan konsisten berada di papan atas hingga era kompetisi ISL.