Pernyataan Kecewa Jakmania Kepada Panpel Perseru Badak Lampung

Pengurus Pusat (PP) Jakmania (kelompok suporter Persija Jakarta) merilis pernyataan resmi terkait kronologi dihentikannya laga antara Perseru Badak Lampung kontra Persija, di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (8/12) malam, pada pekan 31 Liga 1 2019.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Badak Lampung itu sempat dihentikan karena tribune Sumpah Pemuda, yang menjadi tempat untuk Jakmania, kepenuhan sehingga panitia penyelenggara (panpel) dan kepolisian harus mengatur ulang suporter.

PP Jakmania menuding bahwa panpel pertandingan tidak siap dan tidak profesional dalam mengelola laga tersebut, sehingga gagal memberikan kenyamanan pada suporter tim tamu, yang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak panpel dan klub.

“Kekecewaan kami dimulai sejak beberapa hari sebelum pertandingan, di mana panpel Perseru Badak Lampung baru saja mendapat izin dari pihak kepolisian di hari Jumat (H-2 Pertandingan), hal ini sangat menggangu persiapan perjalanan kami karena berkaitan dengan sewa kendaraan,” tulis mereka.

Mereka berterima kasih kepada Marco Paulo (CEO Badak Lampung) yang telah memberikan 1000 tiket untuk Jakmania, atau melebih kuota 5 persen dari seharusnya. Tiket tersebut mereka distribusikan lewat biro resmi Jakmania, pada 7 Desember.

“Hal yang sangat kami sayangkan dan membuat kecewa dari pertandingan tersebut adalah terlihat bagaimana Panpel Badak Lampung tidak mampu menggelar pertandingan dengan baik karena tidak memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para penonton yang hadir.”

“Hal itu terbukti dari penuhnya tribune selatan sehingga harus membuat para the Jakmania melewati pagar dan berada di settleban karena situasi tribun yang sudah sangat padat dan banyak wanita yang pingsan karena kepadatan yang tidak masuk akal tersebut.”

PP Jakmania menilai panpel telah mencetak tiket melebih kapasitas, memberikan arahan supaya Jakmania membeli tiket melalui sponsor klub, lalu memindahkan suporter tribune lain ke tribune selatan. Hal itu membuat tribune selatan terlalu penuh, dengan banyak lagi suporter yang tak bisa masuk.

“Kami sangat berharap panpel Badak Lampung lebih serius dalam bekerja memberikan kemanan dan kenyamanan kepada para penonton yang membeli tiket secara resmi. Utamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penonton karena itu jauh lebih penting dari apapun. Terima kasih suporter Badak Lampung atas keramahannya. Sampai bertemu lagi,” tutup Jakmania.