Mepetnya Perizinan Jadi Alasan PSSI Batal Mengirim Hercules ke Manila?

Rencana PSSI untuk menyediakan transportasi gratis menuju Manila, Filipina, jelang pertandingan final yang dilakoni Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019 kemungkinan besar batal. Hal itu terjadi karena mepetnya waktu perizinan untuk peminjaman pesawat.

Beberapa hari terakhir tersiar kabar adanya rencana PSSI untuk menyediakan pesawat gratis ke Filipina. Pesawat yang disebut berjenis Hercules itu kabarnya akan disediakan untuk mengerahkan suporter demi mendukung Timnas Indonesia U-22 di final SEA Games 2019.

Namun, belakangan kabar tersebut dibantah Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengaku akan memaksimalkan Warga Negara Indonesia (WNI) di Filipina dalam memberikan dukungan.

“Kalau soal pengerahan suporter menggunakan pesawat Hercules ke Filipina, saya belum dengar itu. Namun, di sini banyak warga Indonesia dan itu akan kami maksimal untuk mendukung Timnas U-22,” kata Iwan Bule.

Kemudian, belakangan tersiar kabar pesawat Hercules tersebut akan membawa keluarga pemain dan legenda Timnas Indonesia peraih medali SEA Games 1991.

Namun, sumber internal Bola.com di Filipina memprediksi upaya tersebut juga gagal. Penyebabnya, proses perizinan dalam meminjam pesawat ke TNI-AU yang dianggap telat.

“Kalau mepet seperti ini, kami pesimistis izin peminjaman pesawat bisa keluar. Kecuali, adanya izin langsung dari Panglima TNI,” ujar sumber Bola.com tersebut.

Surat Peminjaman

Bola.com sudah melihat adanya surat yang ditujukan kepada petinggi TNI-AU terkait perihal perizinan peminjaman pesawat Hercules. Tetapi, sampai Senin (9/12/2019), surat tersebut belum juga ditandatangani.

Jadi, bisa dipastikan keluarga pemain Timnas Indonesia U-22 tidak bisa memberikan dukungan langsung ke Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12/2019). Begitu juga dengan deretan legenda Timnas Indonesia yang terakhir kali memberikan medali emas pada SEA Games 1991.