Tak Ingin Terlena Dengan Kemenangan, Para Pemain Borneo FC dan Pelatih Genjot Total Latihan.

Tak ingin terlena dengan kemenangan, para pemain Borneo FC dan pelatih genjot total latihan.

Borneo FC langsung latihan recovery dan bergegas merancang strategi saat menjamu Persib Bandung.

Sang pelatih Mario Gomez merancang latihan hingga digenjot demi memberikan semangat dan motivasi.

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin mengatakan, seluruh pemain telah siap untuk menghadapi pertandingan lanjutan Liga 1 2019.

“Saya rasa para pemain sudah siap untuk bertanding,” ujar Amiruddin, Minggu (8/12/2018).

Sementara itu, yang menjadi bahan evaluasi dalam pertandingan kandang yaitu, pemain lawan yang datang akan berupaya sekuat mungkin menjaga pertahanan.

Sehingga, membuat skuad Borneo FC kewalahan dalam membangun penyerangan.

“Tim lawan numpuk di belakang. Jadi mau tak mau pemain harus membongkar strategi lawan,” ungkapnya.

Dirinya mengaku puas atas kemenangan yang diraih Pesut Etam.

Kemenangan 4-1 atas lawannya Tira Persikabo, pada Jumat (6/12) kemarin, tak ingin membuat para pemain terlena.

“Kami harus benar-benar mempersiapkan pertandingan kedepannya. Runner up merupakan impian kami,” jelasnya.

Nurdiansyah, bek kiri Borneo FC menjelaskan bahwa akan terus berjuang dan tidak boleh terlena atas kemenangan yang diraih.

“Tentu kami akan berusaha. Target duduk di klasemen dua sudah menjadi impian saya dan teman-teman. Terlebih manajemen,” tambahnya.

Terkait lawannya yang akan dihadapi, Nur sapaan Nurdiansyah menjelaskan tidak ada pemain yang hebat. Seluruh pemain Persib bandung.

“Kami harus tetap waspada. Setiap pemain mempunyai skil dan kemampuan masing-masing,” tutupnya.

Kalahkan Tira Persikabo

Sementara itu. dalam laga antara Borneo FC melawan Tira Persikabo, dimenangkan oleh Borneo FC tim Pesut Etam.

Skor di laga babak pertama Liga 1 ini, Pesut Etam sudah cetak 2 gol.

Di menit awal babak kedua keadaan nampaknya mulai memanas.

Semenjak ditiupnya peluit tanda pertandingan dimulai, masing-masing tim langsung tancap gas berebut bola.

Ditambah lagi, dimenit-menit berjalannya laga, sejumlah pelanggaran yang belum sempat terjadi di babak pertama, mewarnai babak kedua.

Saling adu argumen, baik dari kedua kubu maupun dari teman satu tim tak terelakan.

Dan membuat laga kali ini dipenuhi suara sorakan suara penonton dari arah tribun.

Kendati demikian, rupanya tim Pesut Etam bertekad menepati janji untuk merebut tiga angka.

Hal itu terbukti ketika gol ketiga yang disarangkan kembali oleh Conti dimenit 55, menambah pundi-pundi skor Borneo FC atas Tira Persikabo.

Tim besutan Mario Gomez ini sepertinya tak ingin memberikan peluang gol kepada tim lawan.

Memasuki menit 60, Borneo FC terus memegang kendali dijalannya pertandingan, dengan memilih main bertahan di posisi tengah lapangan.

Sembari menunggu lawan lengah dan kemudian melangsugkan serangan.

Mendapat kesempatan tendangan bebas, masih tidak mampu dimanfaatkan PT Tira Persikabo, untuk bisa menyamakan kedudukan.

Dan memaksa PS Tira Persikabo merubah strateginya, dengan mengganti pemain bernomor punggung 89 Sansan Fauji Husaeni, dengan Osas Mervellous Ikpefua.

Bahkan belum berlangsung lama, salah satu pemain PS. Tira Munadi (22) mengalami cedera akibat benturan cukup keras

Dan harus ditandu ke pinggir lapangan, yang mau tidak mau digantikan oleh Rezky Ikhwan (8).

Menit ke-72, tuan rumah kembali mendapat peluang emas untuk mencetak gol, setelah mendapatkan bola mentah, langsung dimaksimalkan kembali oleh Matias Conti, yang mengantarkannya menjadi pemain hattrick pada laga kali ini.

Namun tak ingin pulang dengan tangan hampa, ketika mendapat peluang, kesempatan berlenggang menguasai bola, hingga tepat didepan gawang tuan rumah, tendangan langsung oleh P. Essengue bernomor punggung 6 di menit 74, berhasil mengoyak gawang Gianluca sang kiper Borneo FC.

Dan Borneo FC sendiri kembali mendapat kesempatan untuk mengancam, pada menit ke-77. Matias Conti melepaskan tembakan sangat keras dari luar kotak penalti.

Tetapi bola masih melayang di atas mistar gawang.

Memasuki tambahan waktu 2 menit sebelum peluit tanda laga berakhit ditiupkan, tim tamu harus pasrah dengan keadaan.

Hingga babak kedua usai, tidak ada lagi gol yang tercipta, dan skor bertahan 4 – 1 keunggulan diraih Pesut Etam atas PS Tira Persikabo.(*)