Hasil Sidang Komdis PSSI – Persija dan PSS jadi Tim Paling Menderita

Persija Jakarta dan PSS Sleman jadi tim paling merugi setelah dalam hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI terbaru.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menggelar sidang pada Jumat (6/12/2019).

Hasil sidang Komdis pun telah diumumkan dalam laman PSSI pada Senin (9/12/2019).

Dalam pengumuman hasil sidang komdis tersebut, terdapat 24 poin keputusan yang dijatuhkan kepada beberapa kontestan kompetisi Liga Indonesia.

Total, sembilan poin ditujukan untuk kontestan Liga 1 2019 sementara sisanya diberikan kepada tim dan official Liga 3 2019.

Dari sembilan poin tersebut, Persija Jakarta menjadi tim paling merugi dari beberapa tim yang disebutkan.

Pasalnya, tim berjulukan Macan Kemayoran tersebut harus menanggung denda 300 juta rupiah akibat ulah suporternya, Jakmania.

Jakmania kedapatan menyalakan flare ketika laga Persija menghadapi Persipura Jayapura.

Hal itu disebabkan, laga yang berakhir dengan kemenangan Persija 1-0 atas tamunya tersebut juga bertepatan dengan hari jadi Persija yang ke-91.

Selain Persija, PSS Sleman juga harus menanggung denda yang cukup besar dengan total mencapai 270 juta rupiah.

Denda tersebut dibagi menjadi dua poin, yaitu saat PSS bertandang ke markas Barito Putera di Martapura dan ketika menjamu Perseru Badak Lampung FC.

Dalam laga tandang yang berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, PSS dijatuhi denda akibat suporternya, Slemania, melempari suporter lawan dengan botol minuman.

Untuk itu, PSS dijatuhi hukuman denda sebesar 45 juta rupiah.

Sementara ketika menjamu Badak Lampung FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, PSS dijatuhi denda 225 juta rupiah.

Denda tersebut dijatuhkan lagi-lagi akibat ulah oknum Slemania yang menyalakan flare ketika pertandingan yang dihelat pada 3 Desember 2019 tersebut.

Berikut daftar hukuman yang diterima kontestan Liga 1 2019 melalui hasil sidang Komdis PSSI 6 November 2019:

1. Panitia Pelaksana Pertandingan PS Barito Putera
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PS Barito Putera vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 28 November 2019
– Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman
– Hukuman: Denda Rp. 20.000.000

2. PS Barito Putera
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PS Barito Putera vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 28 November 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke arah suporter lawan
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000

3. PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PS Barito Putera vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 28 November 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke arah suporter lawan
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000

4. Persija Jakarta
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persija Jakarta vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 28 November 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 300.000.000

5. Semen Padang FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Semen Padang FC vs Bali United FC
– Tanggal kejadian: 2 Desember 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.0000

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Semen Padang FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Semen Padang FC vs Bali United FC
– Tanggal kejadian: 2 Desember 2019
– Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman dan nyaman
– Hukuman: Denda Rp. 30.000.000

7. Pemain Madura United FC, Sdr Greg Nwokolo
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Madura United FC vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 2 Desember 2019
– Jenis pelanggaran: Menyundul kepala wasit
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan

8. PSS Sleman
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Perseru Serui
– Tanggal kejadian: 3 Desember 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 225.000.000

9. Pemain Persela Lamongan, Sdr Arif Satria
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persela Lamongan
– Tanggal kejadian: 3 Desember 2019
– Jenis pelanggaran: Memukul pemain lawan
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan