Yabes Roni Malaifani Siap Mental Tampil Di Kompetisi Asia

Winger Bali United, Yabes Roni Malaifani, mulai menatap untuk tampil di kompetisi antarklub Asia 2020. Setelah menjadi juara Liga 1 2019, Bali United memang otomatis menjadi wakil Indonesia di play-off Liga Champions Asia 2020.

Berdasarkan hasil drawing yang sudah dilakukan AFC, pada babak pendahuluan pertama zona timur Bali United bakal berjumpa Tampines Rovers (Singapura), 14 Januari 2020. Jika berhasil menang, tim yang dilatih Stefano Cugurra tersebut akan menantang wakil Australia, Melbourne Victory, tujuh hari berselang.

Bila berhasil mengungguli Melbourne Victory, tantangan lebih berat bakal dihadapi tim Serdadu Tridatu karena akan menghadapi klub dari J-League (kompetisi kasta tertinggi di Jepang) pada final play-off.

“Mengenai persiapan tampil di Asia, saya sudah siap secara mental karena ini akan jadi kali kedua untuk saya. Sekali lagi kesempatan ini akan jadi momen luar biasa untuk orang Alor bisa main di kompetisi tingkat Asia untuk kedua kalinya. Semoga hal tersebut jadi motivasi tambahan untuk saya agar bisa memberikan yang terbaik untuk Bali United,” tegas Yabes, dikutip laman resmi Bali United.

Di sisi lain, Yabes juga mengaku bangga bisa menjadi orang pertama dari Alor, Nusa Tenggara Timur, yang merasakan menjadi juara Liga 1.

“Bangga rasanya bisa membuat sejarah baru untuk Pulau Alor. Sebelumnya memang belum ada orang Alor yang main di Liga 1 apalagi sampai juara. Tapi puji Tuhan saya bisa sampai di titik ini karena Tuhan yang selalu menyertai saya dan sangat baik dalam hidup saya,” tutur eks pemain timnas Indonesia U-19 itu.

Di samping itu, Yabes juga mengungkapkan kunci sukses Bali United bisa menggenggam juara kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim ini.

“Saya rasa suasana tim di tahun 2019 ini sangat luar biasa. Kekeluargaan kami dalam tim sangat kuat. Kadang kami bercanda dan tertawa, kadang kami juga bisa fokus dan serius. Dengan suasana seperti ini, kami juga bisa tetap enjoy dan tidak tegang ketika pertandingan,” ujar Yabes.

“Suasana tim yang kompak jadi salah satu faktor kami bisa juara tahun ini,” pungkasnya.