Manajemen Kalteng Putra Penuhi Tunggakan Gaji David Bala

David Bala yang selama ini terlunta-lunta karena cedera, gaji tertunggak, dan visanya yang telah overstay, akhirnya bisa tenang. Kalteng Putra bersedia membayar semua tanggungan yang menjadi kewajiban mereka. Itu tercapai setelah pertemuan kedua belah pihak.

Bersama Kalteng Putra, David memang tidak punya banyak kesempatan bermain. Dia turun ketika menghadapi Badak Lampung dan PSIS Semarang, tapi setelah itu cedera. Semangat tandingnya pun turun. ”Cedera menghalangi semangatnya untuk bermain baik. Saya sempat mengalami stres karena cedera yang cukup lama. Sebab, tanggung jawab saya untuk Kalteng Putra. Saya juga sangat sedih karena tidak lagi bermain bersama tim ini,” kata David.

Dia mengatakan, akan kembali ke Brasil dan menjalankan operasi. ”Berharap lain waktu kembali ke Indonesia untuk bermain sepak bola lagi,” katanya.

Hasanuddinoor dari manajemen Kalteng Putra mengatakan, komunikasi dengan David Bala sudah berjalan baik dan lancar. Dia membantah informasi bahwa David ditelantarkan.

Manajemen juga bertanggung jawab atas cedera yang menimpanya. Terkait dengan gajinya pun dibayarkan. Bahkan, sebelum bermain sudah dibayarkan gaji untuk September 2019.

”Kami sudah menyelesaikan kewajibannya. Termasuk dengan imigrasi karena terkena overstay. Kami sudah buatkan dan notifikasi sesuai panduan PT LIB. Dalam pekan ini dia akan pulang ke Brasil dan menjalankan operasi,” jelasnya.

Sebelumnya juga manajemen telah berkomunikasi untuk menjalankan operasi di Indonesia. Namun, karena mendekati Natal, maka David Bala memilih pulang ke Brasil dan selama ini MRI sudah dilakukan dua kali yaitu di Surabaya dan di Jakarta. ”Yang kami penuhi untuk David Bala adalah gajinya, tiket balik ke Brasil, dan biaya operasi. Termasuk biaya terapi pasca operasi nantinya,” jelasnya.