PSS Harus Bisa Memanfaatkan Keuntungan Saat Menghadapi Persib

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro berharap pemainnya bisa tampil lepas saat menjamu Persib Bandung dalam laga pekan ke-31 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (7/12/2019).

Hal itu tak lepas dari telah tercapainya target utama tim Elang Jawa dalam musim pertamanya di Liga 1. PSS Sleman tetap akan kembali berkiprah di kasta tertinggi untuk musim 2020. Kondisi ini menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi PSS ketimbang Persib Bandung.

Kemenangan meyakinkan 5-1 atas Badak Lampung FC di kandang sendiri (3/12/2019), memastikan PSS tidak mungkin terdegradasi. Menurut Seto Nurdiyantoro, Ega Rizky dan kawan-kawan, sewajarnya tidak terbebani lagi dalam menyelesaikan empat laga tersisa.

“Kemenangan terakhir membuat motivasi dan kepercayaan diri pemain bertambah. Tapi, jangan sampai terlalu percaya diri,” kata Seto Nurdiyantoro dalam konferensi pers di Stadion Maguwoharjo, Jumat (6/12/2019).

“Bisa bertahan di Liga 1, seharusnya tidak menjadi beban lagi di sisa kompetisi, termasuk melawan Persib Bandung,” lanjutnya.

Mewaspadai Kebangkitan Persib

Seto juga meminta PSS untuk tetap mewaspadai kebangkitan Persib Bandung. Calon lawannya tersebut gagal mendulang angka penuh dalam tiga pertandingan terakhir.

Persib harus bermain imbang 2-2 dengan Barito Putera, kalah 2-3 dari Bali United, dan dipermalukan Persela Lamongan dengan skor 0-2. Bagi Seto Nurdiyantoro, hasil tersebut tidak menunjukkan performa Persib yang sebenarnya.

“Tentunya mereka ingin bangkit. Secara kualitas pemain mereka cukup merata dan bagus, rotasi yang tidak terlalu banyak. Pemain asing mereka juga memberikan dampak positif,” ungkap Seto.

“Kami dari pemain sudah pasti inginnya menang, sekaligus membalas kekalahan dari Persib di putaran pertama. Semua pemain sudah siap bertempur,” jelas kapten tim PSS, Bagus Nirwanto.