PSS Bicara Kans Tampil di Level Asia

PSS Sleman memastikan tetap bertahan di Liga 1 musim depan. Tim Elang Jawa mengoleksi poin 43 dan menyisakan empat pertandingan, tidak mungkin terkejar tim penghuni zona degradasi.

Selain itu, Yevhen Bokhasvili dkk. ternyata memiliki kans untuk merebut posisi runner-up, di bawah juara Bali United. Dengan catatan, PSS Sleman mampu bersaing memaksimalkan poin di laga tersisa dan mengunci peringkat kedua.

Hingga pekan ke-30 Shopee Liga 1 2019, PSS masih berada di peringkat delapan, dan terpaut empat poin dari posisi kedua yang diduduki Persipura Jayapura.

Dengan empat laga tersisa, secara matematis, PSS bisa mengejar peringkat kedua atau ketiga, yang sekaligus mendapat jatah tiket ke turnamen antarklub Asia, yakni Piala AFC.

Indonesia punya jatah satu klub di fase kualifikasi Liga Champions Asia. Jatah ini sudah digenggam Bali United, yang menjadi juara Liga 1 2019. Di Piala AFC, Indonesia diberi jatah dua klub, satu langsung masuk fase grup, yakni runner-up, dan peringkat ketiga harus melalui babak kualifikasi.

“Secara pribadi, ya ingin tim ini bisa ikut tampil di Asia. Tentunya untuk menambah pengalaman pribadi. Kalau tampil di level Asia, pasti akan ada pengalaman,” ujar Seto Nurdiyantoro, pelatih PSS Sleman, menyikapi potensi tim asuhannya beraksi di pentas Asia.

“Kalau target saya pribadi, PSS bisa menembus posisi 10 besar di klasemen akhir. Siapa tahu terpeleset ke zona Asia, ya Alhamdulillah. Tapi, untuk kepastian bisa ditanyakan ke manajemen PT PSS,” bebernya.

Lisensi Belum Lolos

Sementara itu, CEO PSS Sleman, Fatih Chabanto, saat dikonfirmasi menjelaskan peluang tim Elang Jawa tampil di zona Asia dalam waktu dekat cukup berat. Pasalnya, tim yang bisa tampil di level internasional minimal harus memiliki lisensi klub profesional AFC.

Fatih mengungkap PSS belum lolos persyaratan lisensi AFC yang sebelumnya telah diajukan. Terutama mengenai laporan keuangan dalam dokumen yang belum lengkap. Menurutnya, dibutuhkan waktu untuk bisa mendapatkan lisensi dari AFC tersebut.

Kendati demikian, pihaknya tetap mendukung langkah Seto Nurdiyantoro, agar PSS tampil habis-habisan dan memenangi pertandingan di sisa kompetisi musim ini.

“Kami harus tetap fight dan menjunjung tinggi sportivitas karena akan berkaitan dari sisi bisnis. Jika ranking kami bagus, akan memudahkan manajemen untuk menggaet sponsor,” ujarnya.