Target Terancam Meleset, Manajer Arema FC Serukan Perombakan Total Musim Depan

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, membuka opsi merombak total seluruh elemen di tim, baik di sektor pelatih maupun pemain, sebagai imbas dari semakin kaburnya target mereka di Shopee Liga 1 2019.

Arema FC sendiri masih berpeluang mengejar apa yang diinginkan. Meski dalam pertengahan musim ini ada sedikit revisi dengan menaikkan target dari finis di tiga besar ke runner-up sebagai upaya mengejar peluang berlaga di kompetisi antarklub Asia.

Peluang itu sebelumnya sudah lepas setelah Arema FC dihentikan Persib Bandung di babak 16 besar Kratingdaeng Piala Indonesia 2018/19. Mereka tadinya mengincar trofi sebagai pembuka jalan menuju Piala AFC 2020.

“Jadi, harus lebih dimaksimalkan lagi empat pertandingan sisa Shopee Liga 1 2019. Melawan PSIS Semarang harus maksimal dan juga tiga laga lainnya,” ujar Ruddy Widodo, Kamis (5/12/19).

Ruddy melanjutkan, jika akhirnya target itu lepas, maka harus ada hukuman alias bentuk tanggung jawab dalam evaluasi nanti. Bisa jadi, perombakan total lebih dari 50 persen ditempuh Arema FC menyambut kompetisi Liga 1 musim depan.

“Target sejak musim lalu kan dari finis di peringkat keenam menjadi tiga besar. Kalau di luar peringkat ketiga ya berarti target kami gagal tercapai,” beber dia.

“Berapa persen (pemain) yang dipertahankan atau dilepas, masih belum pasti juga. Yang jelas, kami akan mengevaluasi kinerja jajaran pelatih dulu,” pungkas Ruddy Widodo.

Dalam estimasinya, kans Arema FC memang masih terbuka menuju runner-up kompetisi. Hamka Hamzah dkk. berada di urutan ke-7 klasemen sementara dengan perolehan 43 poin, di bawah Bali United (63), Persipura (47), Borneo FC (46), Bhayangkara FC dan Madura United (44), serta PSM (43).