Melihat Peluang Persela Menghindari Ancaman Degradasi

Persela Lamongan terus menunjukkan kerja keras untuk bertahan di Liga 1. Klub berjulukan Laskar Joko Tingkir itu secara mengejutkan memenangi dua laga tandang secara beruntun di Shopee Liga 1 2019.

Masing-masing terjadi saat meraup poin dengan kemenangan 2-1 atas Borneo FC (27 November) dan 2-0 di markas Persib Bandung (3/12/2019). Pelatih Persela Lamongan, Nilmaizar, mengaku tidak menarget muluk-muluk saat akan menjalani dua laga tandang beruntun itu.

“Target kami sebenarnya ingin mendapat satu poin di luar kandang, karena kalau tiga pon itu susah. Tapi, seiring berjalannya waktu, pemain mulai menunjukkan penampilan terbaik. Ada peluang cetak gol, itu harus dimanfaatkan dan kami jangan sampai kalah,” kata Nil kepada Bola.com.

Bukan hal yang mudah untuk Persela memperjuangkan posisi dan bertahan di Liga 1 2019. Sebab, tim asal Kota Soto itu pernah dalam kondisi terpuruk, gagal menang di empat laga secara beruntun.

Mereka lantas berhasil bangkit saat menang 1-0 atas Badak Lampung di Stadion Surajaya, Lamongan (20/11/2019). Dua kemenangan di laga tandang selanjutnya membuat Persela berada dalam tren positif dan di atas angin.

Berkat tiga kemenangan itu, Persela kini mengoleksi 34 poin dan berada di peringkat ke-15 atau satu setrip di atas zona degradasi. Tiga tim yang berada di bawah Persela adalah Badak Lampung (30 poin), Kalteng Putra (30 poin), dan Semen Padang (28 poin).

Untuk sementara, Persela Lamongan dalam situasi aman dari jerat degradasi. Sebab, jarak empat poin dengan tim di bawahnya membuat mereka sedikit lega untuk melanjutkan perjuangan lagi.

“Kalau mencetak gol dan kalah, itu sedih, karena perjuangan kami menghindari zona merah ini memiliki motivasi tinggi. Sekarang, pastinya semangat pemain sedang sangat tinggi untuk tidak masuk zona degradasi,” ucap Nil.

“Kami berjuang semaksimal mungkin dan sampai tidak punya kemampuan lagi. Alhamdulillah, pemain sudah bermain luar biasa,” imbuh pelatih asal Sumatra Barat tersebut.

Belum Sepenuhnya Aman

Kendati demikian, Persela Lamongan tidak benar-benar aman. Dengan menyisakan empat pertandingan, Alex Gonacalves dkk. masih mungkin disalip oleh Semen Padang yang berada di posisi juru kunci sekalipun.

Peluang mereka terbuka dengan setidaknya harus meraih empat poin dalam dua laga beruntun. Dengan begitu, jarak yang mereka miliki mencapai tujuh poin dengan Badak Lampung dan tidak mungkin terkejar saat menyisakan dua laga.

Kebetulan, Persela menjalani dua laga berikutnya dengan status tuan rumah di Stadion Surajaya, Lamongan. Masing-masing dijadwalkan menjamu PSM Makassar (7/12/2019) dan PSS Sleman (11/12/2019).

Persela bisa dibilang diuntungkan karena tiga dari empat laga tersisa itu digelar di kandang sendiri. Nilmaizar berharap tim asuhannya bisa berjuang maksimal memanfaatkan status tuan rumah dan mendapat dukungan dari suporter sendiri.

“Keinginan kami pasti ingin bertahan di Liga 1. Tapi, kami tidak tahu keputusan Tuhan seperti apa. Kami harus mempersiapkan itu, supaya tiga laga kandang bisa memaksimalkan dan meraih tiga poin,” ucap Nil.

Dua laga terakhir dijalani masing-masing di kandang dan tandang. Mereka akan melawat ke markas Tira Pesikabo (16/12/2019) dan memungkasi kompetisi ini dengan menjamu Semen Padang (22/12/2019).