Haruna Soemitro: Madura United Memberi Hadiah Gol untuk Lawan

Madura United benar-benar dalam kondisi terpuruk di Shopee Liga 1 2019. Klub berjulukan Laskar Sape Kerrab itu tercatat telah menelan kekalahan dalam lima pertandingan terakhir, tiga kandang dan dua tandang.

Lima pesaing yang berhasil menaklukkan Madura United adalah Persipura Jayapura, Arema, Bhayangkara FC, Badak Lampung, dan Persebaya Surabaya. Total 12 gol bersarang ke gawang Madura United dalam lima laga itu, berbanding hanya empat gol yang mereka cetak.

Direktur Madura United, Haruna Soemitro, sangat kecewa dengan performa yang ditampilkan Greg Nwokolo dkk. Menurutnya, pemain Madura United dengan mudah membiarkan lawan mencetak gol.

“Dari evaluasi saya, banyak gol kebobolan itu bukan karena kami bermain jelek, tapi kami ‘memberi hadiah gol’ kepada lawan,” kata pria yang juga menjabat sebagai Anggota Exco PSSI tersebut.

Rentetan lima kekalahan beruntun itu menjadi hasil terburuk yang pernah didapat Madura United sejak berdiri pada 2016. Mereka kini untuk sementara harus puas dengan peringkat kelima dengan raihan 44 poin dari 30 pertandingan.

Kebiasaan Buruk

Situasi ini sebenarnya telah menjadi ‘kebiasaan’ Madura United. Setiap musim, mereka selalu tampil trengginas di awal kompetisi, namun melempem menjelang akhir. Hasilnya, tim asal Pulau Garam itu selalu tertinggal dalam persaingan juara.

“Kekalahan lima pertandingan itu bukan sesuatu yang mudah buat kami untuk mempertanggungjawabkan hasil ini. Lebih dari itu, ada situasi yang, menurut saya, ada pemain yang bermain setengah hati karena tahu kontraknya tak akan diperpanjang,” cetusnya.

Dalam sepak bola, main ngotot saja tidak cukup. Tapi, mereka harus menyelesaikan kontrak sampai akhir,” imbuhnya.

Kini, jadwal berat telah menanti Madura United di empat laga tersisa. Mereka harus menjalani semua pertandingan dengan melakoni lawatan ke markas lawan.

Madura United bakal bertandang ke markas Kalteng Putra (6/12/2019), Persija Jakarta (13/12/2019), PSIS Semarang (17/12/2019), dan Bali United (22/12/2019).