Pelatih Persija Kesal kepada Joan Tomas dan Rahmad Hidayat

Persija Jakarta menelan kekalahan telak dengan skor 0-3 dari Bhayangkara FC pada pekan ke-30 Liga 1 2019 di Stadion PTIK, Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mengatakan timnya kalah karena ada dua pemainnya, yakni Joan Tomas Campasol dan Rahmad Hidayat, yang tidak menjalankan taktik.

Joan Tomas Campasol dan Rahmad Hidayat diberikan kepercayaan dari menit pertama untuk melawan Bhayangkara FC.

Menurut Edson Tavares, kedua pemain itu tidak melakukan permainan sesuai taktik yang ia inginkan di lapangan.

Walhasil, Persija Jakarta sudah kemasukan tiga gol pada babak pertama dalam kurun waktu 15 menit.

Edson Tavares pun langsung menarik Joan Tomas Campasol dan Rahmad Hidayat, lalu memasukkan Ramdani Lestaluhu serta Heri Susanto.

“Joan Tomas adalah pemain yang saya minta untuk melakukan sesuatu dan hari ini dia tidak melakukannya, maka saya menggantikannya,” kata Edson Tavares.

“Saya pikir saya melakukan pergantian yang benar. Masalahnya adalah taktik. Joan Tomas dan Rahmad Hidayat melakukan kesalahan dalam taktik,” ucap Edson Tavares menambahkan.

Pada babak kedua, Persija Jakarta terlihat lebih menekan dan Bhayangkara FC hanya mengandalkan serangan balik.

Sayangnya, Persija Jakarta harus bermain dengan 10 pemain setelah Ryuji Utomo diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-56.

Lini belakang Bhayangkara FC juga sangat kokoh untuk menghentikan pergerakan penyerang Persija Jakarta.

Selain itu, kiper Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho, bermain apik malam ini dengan menggagalkan beberapa peluang emas pemain Persija Jakarta.

“Bhayangkara FC tidak memainkan sepak bola. Mereka memberikan bola kepada Bruno Matos dan pemainnya untuk berlari ke depan (serangan balik),” kata Tavares.

“Ketika Joan Tomas dan Rahmad sudah masuk menyerang, lini tengah kami kosong, dan Bhayangkara FC bisa memaksimalkan itu,” tutup Edson Tavares.