Miftahudin Mukson Tak Ingin Bebani Pemain TIRA Persikabo

Pelatih TIRA Persikabo Miftahudin Mukson tidak ingin memberikan beban berlebih kepada pemain saat menjalani laga tandang melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Jumat (6/12), pada laga pekan ke-31 Liga 1 2019.

TIRA Persikabo melalui 14 laga tanpa kemenangan, sehingga berada di peringkat 12 klasemen sementara. Koleksi poin TIRA Persikabo hanya terpaut delapan angka dengan Perseru Badak Lampung FC yang berada di posisi teratas zona degradasi. Empat pertandingan sisa membuat TIRA Persikabo tidak aman dari ancaman turun ke Liga 2.

“Saya tahu persis kondisi pemain dan tim saya seperti apa. Yang jelas kami ke sana tidak untuk menyerah, tapi tidak menargetkan beban seperti menang dan menang. Anak-anak sudah mulai ceria dan terbuka. Ada beberapa pemain yang butuh perawatan, mudah-mudahan mereka dapat tampil maksimal,” kata Miftah.

Miftah menilai Borneo FC sebagai tim bagus, dan mengakui keunggulan dari segala aspek, sehingga enggan memasang target muluk. Apalagi mereka dipastikan kehilangan dua pilar di pertahanan. Abduh Lestaluhu absen hingga akhir musim untuk menyiapkan pernikahan, sedangkan Rifad Marasabessy terkena akumulasi kartu.

“Borneo dari sisi apapun lebih baik dari kami. Tapi di sepakbola kan tidak bisa dari sisi itu saja. Banyak faktor. Mudah-mudahan tradisi yang bagus kalau main di Segiri bisa terulang kembali,” beber Miftah.

“Saya sudah lihat video mereka saat main di kandang, taktiknya tidak jauh berbeda ketika main tandang. Mudah-mudahan dari video yang kami lihat tidak ada perubahan komposisi pemain. Tapi saya sudah menyiapkan plan B kalau ada perubahan. Kami juga memperbaiki set piece yang selama ini masih lemah.” (gk-61)

Berikut 18 pemain yang diboyong ke Samarinda:

Teguh Amirudin, Angga Saputram, Kurshed Beknazarov, Zoubairo Garba, Vava Mario Yagalo, Herwin Tri Saputra, Derry Herlangga, Munadi, Rezky Ikhwan, Louis Parfait, Guntur Triaji, Roni Sugeng, M Kasim Slamat, Prisca Womsiwor, Osas Saha, Sansan Fauzi, Ciro Alves, Tanjung Sugiarto.