Arema FC dan Persija Jakarta Dapat Sanksi karena Ulah Suporter

Hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan hukuman kepada Arema FC dan Persija Jakarta karena ulah suporternya.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menggelar sidang pada Jumat (29/11/2019).

Sidang tersebut membahas pelanggaran disiplin dari peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 mulai dari klub, pelatih, pemain, hingga suporter.

Hasil sidang Komdis telah diumumkan dalam laman PSSI pada Rabu (4/12/2019).

Dalam hasil sidang tersebut, ada tujuh tim dari Liga 1 maupun Liga 2 yang mendapatkan sanksi akibat sejumlah alasan.

Arema FC dan Persija Jakarta menjadi dua tim dengan jumlah hukuman terbesar dari seluruh sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI.

Kedua tim tersebut dijatuhi sanksi akibat bentuk pelanggaran yang sama.

Baik Singo Edan maupun Macan Kemayoran dihukum karena ulah suporter yang menyalakan flare seusai laga yang mempertemukan kedua tim.

Kedua kesebelasan saling berhadapan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (23/11/2019).

Laga berakhir imbang 1-1 setelah pada menit ke-87 Makan Konate berhasil menciptakan gol balasan untuk Persija Jakarta yang lebih dulu mencetak gol lewat Marko Simic (76′).

Para suporter dari kedua kesebelasan kemudian menyalakan flare tepat setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Buntutnya, Komdis PSSI memutuskan untuk memberikan hukuman berupa denda sebesar Rp 150 juta kepada Arema FC.

Sedangkan Persija Jakarta dikenakana denda sebesar Rp 75 juta untuk alasan yang sama.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Kamis (29/11/2019)

1. Madura United FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Madura United FC vs Bhayangkara FC
– Tanggal kejadian: 22 November 2019
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol ke dalam lapangan (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 45.000.000

2. Arema FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 November 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 150.000.000

3. Persija Jakarta
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Arema FC vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 November 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare (pengulangan)
– Hukuman: Denda Rp. 75.000.000

4. Panitia Pelaksana Pertandingan Bhayangkara FC
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Arema FC
– Tanggal kejadian: 27 November 2019
– Jenis pelanggaran: Pagar pembatas roboh yang mengakibatkan 2 (dua) suporter arema terjatuh
– Hukuman: Denda Rp. 20.000.000

5. Persiraja Banda Aceh
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Sriwijaya FC vs Persiraja Banda Aceh
– Tanggal kejadian: 25 November 2019
– Jenis pelanggaran: 6 (enam) kartu kuning dalam satu pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

6. Persita Tangerang
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persik Kediri
– Tanggal kejadian: 25 November 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000

7. Persik Kediri
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Persik Kediri
– Tanggal kejadian: 25 November 2019
– Jenis pelanggaran: Penyalaan flare dan smoke bomb
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000