Pelita Jaya dan Giras SS Juara Indonesia Junior League 2019

Kompetisi sepak bola usia dini Indonesia Junior League (IJL) musim 2019 memasuki babak grand-final pada Minggu (1/12). Pelita Jaya Soccer School keluar sebagai kampiun di kategori U-9. Sementara di level U-11, Giras Soccer School mengangkat tinggi-tinggi trofi mahkota juara.

Roda kompetisi IJL musim 2019 mencapai titik puncaknya pada Minggu (1/12). 696 laga dari fase penyisihan grup sampai babak grand-final sudah meramaikan Lapangan Nirwana Park Sawangan, Depok, Jawa Barat selama tujuh bulan terakhir sejak peluit kick-off dibunyikan April lalu. Total 1502 pemain dari 48 SSB (22 Tim U-9 & 26 Tim U-11) menunjukkan kebolehan mereka mengolah si kulit bundar di atas rumput hijau. Rata-rata setiap pekannya tidak kurang dari 70 gol tercipta.

Untuk kategori U-9, trofi gelar juara mampu direngkuh oleh Pelita Jaya Soccer School lewat keunggulan dengan skor tipis 1-0 atas FIFA Farmel . The Young Guns pulang dengan kepala tegak lewat aksi Valdo Putra yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor di babak perpanjangan waktu tepatnya menit ke-32.

Di level U-11, Giras Soccer School sukses melangkahi D’Joe FC dengan skor akhir 2-1 meski sempat tertinggal terlebih dahulu. Fadli Hendriansyah dan Muhammad Ridwan jadi pahlawan kemenangan berkat gol-gol yang dicetaknya pada menit ke-23 dan 32.

Seperti tradisi musim-musim sebelumnya, rangkaian grand-final sekaligus closing ceremony IJL juga diramaikan lewat partai megah bertajuk IJL All Stars. 104 pemain terpilih ambil bagian menikmati atmosfer laga perang bintang. Mantan penggawa Persija Jakarta, Javier Roca dan eks pemain Timnas Indonesia, Warsidi Ardi diberi mandat sebagai juru taktik dari pinggir lapangan.

“Menariknya IJL dari musim ke musim memang tidak ada tim yang terlalu superior, imbasnya lahir kompetisi yang berkelas dan pemain berkualitas,” ujar CEO IJL, Rezza Mahaputra Lubis.

“Regenerasi pembinaan di tiap tim kontestan saya lihat juga berjalan sangat baik. Ini buah manis dari kompetisi yang kami galang dari tahun ke tahun sejak 2014 . Level persaingan yang merata membuat atmosfer sepak bola usia dini jadi lebih punya gairah,” sambung Rezza.

Nantinya dari kompetisi kategori U-11 akan dibentuk tim IJL Elite yang terdiri dari barisan kumpulan pemain terbaik. Turnamen internasional di kawasan regional Asia Tenggara sudah menunggu mereka pada awal tahun depan.

“Sudah kami siapkan nama-nama pemain yang masuk dalam gerbong IJL Elite. Tim yang dibentuk bukan sekadar cari menang, tapi siap untuk punya karakter pemenang,” ujar Rezza.

“Kami harap IJL Elite nantinya bisa menyumbang kontribusi besar untuk pondasi Timnas Indonesia di masa depan,” tandas Rezza. halaman

Distribusi Gelar Juara IJL 2019 (U-9):

Champions: Pelita Jaya Soccer School

Runner-up Champions: FIFA Farmel

Peringkat ke-3 Terbaik: D’Joe FC

Winner Plate-Cup: All Star Galapuri

Runner-up Plate: Salfas Soccer

Tim Fair-Play: GRT Sitanala

Top Skorer: Asril Marzuki (GRT Sitanala)

Pemain Terbaik: Valdo Putra Pratama (Pelita Jaya Soccer School)

Kiper Terbaik: Muhammad Arfan (Pelita Jaya Soccer School) halaman 3 dari 4

Distribusi gelar juara IJL 2019 (U-11):

Champions: Giras Soccer School

Runner-up Champions: D’Joe FC

Peringkat ke-3 Terbaik: Sparta

Winners Plate-Cup: CISS

Runner-up Plate: Tajimalela FA

Tim Fair-Play: Salfas Soccer

Top Skorer: Aldi Ari Saputra (D’Joe FC)

Pemain Terbaik: Muhammad Ridwan (Giras Soccer School)

Kiper Terbaik: Abdun Kais (Sparta)