Dibantai Vietnam, Timnas Putri Indonesia Belum Menyerah

Timnas putri Indonesia, memulai petualangan Grup B SEA Games, dengan raihan negatif. Skuad Garuda Pertiwi dihajar enam gol tanpa balas Vietnam pada laga perdana di Stadion Binan, kemarin (29/11).

Menurut pelatih timnas putri Indonesia, Rully Nere timnya dibantai karena kesalahan sendiri. Buktinya, Vietnam hanya mampu mencetak tiga gol dari proses permainan.

Maka dari itu, permasalahan tersebut harus diperbaikinya untuk melawan Thailand, 2 November 2019. Hasil dari laga tersebut bakal menentukan kiprah timnas putri Indonesia di SEA Games.

“Anak-anak belum bisa keluar dari tekanan karena kami pernah ketemu mereka di Piala AFF kemarin. Mental mereka belum keluar karena tiga gol tadi karena kesalahan sendiri. Mungkin kalau bukan kesalahan, kami bisa keluar dari tekanan,” kata Rully.

“Untuk pertandingan berikutnya bagaimana kami bisa bertahan, lalu melakukan serangan balik. Kira-kira seperti itu yang bisa kami lakukan,” Rully menambahkan.

Lebih lanjut, Rully menyampaikan mungkin merotasi pemainnya saat duel dengan Thailand. Ia ingin melihat kesiapan pasukannya sebelum menentukan siapa saja yang turun dari menit awal.

“Lawan Thailand masih ada kesempatan. Jadi kami harus menang. Sekarang kami serahkan kepada pemain-pemain karena ada yang cedera dan juga belum bermain,” ujarnya.