Jalan Berliku Sabrina Mutiara Tembus Skuad SEA Games

Impian Sabrina Mutiara, memperkuat timnas wanita Indonesia untuk SEA Games 2019, akhirnya terwujud. Ia masuk daftar 20 pemain yang dibawa dalam perhelatan tersebut.

Sabrina sangat senang karena pertama kalinya masuk skuad SEA Games. Sebelumnya, penggemar Alex Morgan ini tak pernah mendapatkan kesempatan tampil dalam ajang multievent terbesar di kawasan Asia Tenggara itu.

Kerja kerasnya selama seleksi berbuah manis. Ia selalu memberikan seluruh penampilan terbaiknya dalam setiap kesempatan yang diberikan saat berlatih atau uji coba yang dilakukan timnas wanita Indonesia.

“Yang pasti bersyukur dan bangga terpilih untuk mewakili indonesia di SEA Games tahun ini. Saya ikut seleksi mulai dari peserta masih berjumlah 40 pemain. Alhamdulillah, sampai dipilih 20 pemain yang ikut ke SEA Games, nama saya salah satunya. Semoga bisa berkontribusi besar di Timnas Putri ini,” kata Sabrina dikutip dari laman PSSI.

Pilar Bali United tersebut turut mengomentari tentang undian grup SEA Games 2019. Pasukan Rully Nere itu tergabung di Grup B bersama dua lawan tangguh Thailand dan Vietnam.

“Berada satu grup bersama Thailand dan Vietnam sudah pasti bukan hal yang mudah. Apalagi Thailand lebih berpengalaman dengan sudah pernah tampil di piala dunia. Tim kuat lain ada Vietnam, yang pada saat final AFF Wanita mengalahkan Thailand. Sungguh berat, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Saya dan teman-teman pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Sabrina menyatakan perhelatan Liga 1 Putri yang baru digelar tahun ini turut mengasah kemampuannya. Performanya jadi meningkat karena tampil di kompetisi tersebut.

“Mimpi saya sejak dulu ialah masuk tim nasional, dan semua diawali terlebih dahulu dengan mimpi bisa tampil di liga. Sekarang liga sudah ada, menurut saya adanya liga memberikan dampak positif buat saya dan teman-teman sesama pemain timnas. Karena kami setiap hari pasti melakukan latihan baik fisik serta taktik, sehingga adaptasi tidak begitu sulit ketika kami masuk pemusatan latihan tim nasional. hanya saja jadwal yang mepet sehingga berkaitan dengan jadwal istirahat dan recovery. Tetapi itu menjadi tantangan yang harus kami hadapi sebagai pemain. Semoga kedepannya liga putri lebih baik lagi sehingga tim nasional putri juga semakin baik.”