Milomir Seslija vs Edson Tavares: Adu Taktik Pelatih Berkarakter Agresif

Adu taktik dua pelatih berkarakter menyerang bakal tersaji pada laga pekan ke-28 Shopee Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (23/11/2019). Milomir Seslija di kubu tuan rumah Arema FC menghadapi Edson Tavares yang mengusung misi menyelamatkan Persija Jakarta dari ancaman degradasi.

Bersama Arema pada musim ini, kiprah Milomir Seslija terbilang lumayan. Pelatih berusia 55 itu mengantarkan klubnya meraih Piala Presiden 2019 dan kini bertengger di papan atas Liga 1.

Satu hal yang menjadi catatan penting, sampai pekan ke-27, Arema menjadi tim yang paling produktif dengan mengoleksi 52 gol.Menjamu Persija, Arema butuh kemenangan untuk mengamankan posisi di papan atas.

Milo, sapaan sang pelatih, memastikan skuatnya tetap bermain dengan karakter khasnya meski tanpa dua striker utama, yaitu Sylvano Comvalius dan Dedik Setiawan. Dua pemain tersebut absen karena cedera. Begitu pun dengan penyerang muda, M. Rafli yang masuk dalam skuat utama tim nasional U-22 untuk SEA Games 2019 Manila.

“Saya masih punya Ahmad Nur Hardianto, Rifaldi Bawuo dan Sunarto. Saya pikir tiga penyerang sudah cukup,” ujar Milo.

Milo pun tak risau dengan agresivitas Persija yang kembali muncul setelah Edson Tavares masuk menggantikan peran pelatih Persija sebelumnya, Julio Banuelos. Khususnya ketajaman Marko Simic, top scorer sementara Liga 1 dengan koleksi 23 gol.

“Saya percaya dengan kemampuan Arthur Cunha dan Hamka Hamzah. Mereka sudah tahu cara menghentikan Marko Simic,” ungkap pelatih Arema tersebut.

Menurut Milo, kekuatan lini depan Persija bukan hanya bertumpu kepada Simic semata. Di mata mantan pelatih Madura United itu, dua penyerang sayap, Novri Setiawan dan Riko Simanjuntak kerap jadi pembeda.

Hal itu membuat pelatih Arema tersebut akan menginstruksikan pemainnya untuk memberi perhatian khusus kepada Novri dan Riko.

Titik Lemah

Di kubu Persija, sentuhan Edson Tavares pas dengan tradisi Macan Kemayoran yang selalu tampil agresif baik tandang mau pun tandang. Bersama Edson, Persija mencetak 13 gol dalam 8 partai.

Satu hal yang menjadi pusat perhatian adalah kembalinya ketajaman Marko Simic. Pada empat laga terakhir Persija, Simic mencetak 8 gol, yang paling fenomenal adalah ketika Simic memborong empat gol kemenangan Persija atas Borneo FC (11/11/2019).

Tetapi, karakter serang ala Edson Tavares juga menyimpan celah. Meski terbilang produktif, Persija sudah kebobolan delapan gol. Hal itu harus diperhatian oleh Tavers jelang menghadapi Arema.