Keputusan Wasit Bikin Perseru Badak Lampung FC Berada Dalam Tekanan

Pelatih Perseru Badak Lampung FC Milan Petrovic mengecam keputusan wasit yang dinilai menguntungkan Persela Lamongan, sehingga tim besutannya menelan kekalahan 1-0 di Stadion Surajaya, Rabu (20/11) sore WIB.

Pertandingan ini sempat terhenti selama satu jam, karena suporter Persela menginvasi lapangan, dan melakukan perusakan. Aksi itu terjadi tak lama setelah Alex Dos Santos Goncalves gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-71.

“Saya rasa ini bukan olahraga setelah kami menunggu hampir satu jam tidak ada kepastian. Tadi seperti perang. Saya tidak menyalahkan Persela, tapi keputusan wasit membuat kami bermain tidak nyaman, dan dalam tekanan. Saya rasa itu tidak adil,” ujar Petrovic.

Petrovic juga menyoroti kinerja wasit setelah pertandingan dilanjutkan. Petrovic menyebutkan, sepak pojok yang berujung gol bagi Persela itu seharusnya tidak terjadi. Menurut Petrovic, seharusnya Badak Lampung yang mendapatkan tendangan gawang. Bahkan protes keras Petrovic berujung dua kartu kuning, sehingga ia harus meninggalkan bench

“Kami sudah menyiapkan untuk pertandingan ini selama 15 hari. Tapi dengan keputusan kontroversial dari wasit, membuat kami tidak fokus dalam pertandingan. Di tiga menit terakhir dengan sepuluh keputusan di sekitar kotak penalti, wasit seperti menunggu Persela mencetak gol,” cetus Petrovic.

Hal senada juga diungkapkan Bojan Malisic. Bek asing Badak Lampung ini tidak mempermasalahkan permainan Persela. Namun ia menilai kepemimpinan wasit telah merusak permainan.

“Saya cukup kecewa dengan kepemimpinan wasit. Persela bermain bagus, dan saya tidak mempermasalahkan itu. Saya respek dengan Persela, tapi wasit buat keputusan kontroversial,” sergah Malisic.

“Saya juga tak mempermasalahkan saat penalti Alex, itu wajar. Tapi setelah itu hingga pertandingan terhenti sekitar satu jam, terjadi banyak ketidakadilan dilakukan wasit. Kami semua sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit.” (gk-43)