Koleksi Poin Lebih Rendah dari Musim Lalu, PSIS Semarang Optimistis Finis 8 Besar

PSIS Semarang tetap mematok target bisa menyelesaikan kompetisi Liga 1 di posisi delapan besar.

Mereka tetap optimis meski musim ini berjalan lebih berat.

Tahun ini PSIS baru mengoleksi 28 poin setelah memainkan 26 laga.

Jika dikomparasikan dengan musim lalu dalam periode yang sama, raihan itu terbilang lebih rendah.

Di Liga 1 2018, Hari Nur cs berhasil mengumpulkan 33 poin setelah menjalani 26 laga.

Lebih baik lima poin dari apa yang didapat tahun ini.

“Target kami tetap, harus bisa finis di posisi delapan besar musim ini,” tegas General Manajer PSIS Semarang Wahyu Liluk Winarto kepada Tribunjateng.com, Minggu (10/11/2019).

Target itu masih sama dengan yang ia utarakan di awal kompetisi Liga 1 2019.

Menurutnya, harus ada progres dari musim ke musim.

“Musim lalu kami bisa finis di posisi 10 besar, situasinya hampir sama.

Kami kesulitan di putaran kedua.

Bahkan sudah beberapa kali masuk ke zona degradasi namun akhirnya bangkit dan justru finis di sepuluh besar.

itu luar biasa,” beber Liluk lebih lanjut.

Tahun lalu, tim berlambang Tugu Muda itu menyelesaikan kompetisi dengan raihan 46 poin dari 34 laga.

Mereka bahkan finis di atas Bali United, kandidat terkuat untuk meraih gelar juara musim ini.

“Kondisi persaingan musim ini juga berbeda dengan tahun lalu.

Kini memang beberapa tim papan bawah hingga tengah lebih sedikit mengumpulkan poin dibanding musim lalu,” tambahnya.

Tahun lalu di pekan ke 26, posisi juru kunci yang saat itu diduduki PSMS Medan sudah mengumpulkan 27 poin.

Saat ini, Kalteng Putra yang berada di posisi 18 baru mengumpulkan 23 poin.

Data tersebut menggambarkan bahwa memang Liga 1 musin ini tim-tim papan bawah dan tengah lebih sedikit mengumpulkan poin.

Hal itulah yang mendasari Liluk masih sangat optimis timnya bisa finis di delapan besar. (rival almanaf)