PSS Sleman Tampil Mengkilap, Seto Nurdiyantoro Berharap Pemainnya Alami Puber Kedua

PSS Sleman menunjukkan performa mengkilap hingga pekan ke-27 Liga 1 2019 karena mampu bertengger di peringkat keenam klasemen sementara.

Dari 27 partai yang telah dilakoni, tim berjuluk Super Elang Jawa sukses mengemas 40 poin.

Torehan poin tersebut membuat posisi Bagus Nirwanto dan kawan-kawan hampir dipastikan aman dan berhak menjadi kontestan Liga 1 musim depan.

Berstatus sebagai tim promosi dengan materi tim yang didominasi oleh pemain-pemain Liga 2, PSS Sleman mampu tampil mengejutkan.

Bandingkan dengan dua tim promosi lainnya Semen Padang dan Kalteng Putra yang masih berjuang untuk bisa keluar dari zona degradasi.

Dengan tujuh laga tersisa yang mana empat di antaranya dilakoni di kandang Stadion Maguwoharjo, jelas menambah besar peluang untuk bertahan di Liga 1 musim depan.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro berharap semangat untuk meraih kemenangan seperti awal musim harus tetap dijaga hingga berakhirnya musim kompetisi.

Ia meminta, penggawa Laskar Sembada tidak cepat berpuas diri dengan capaian sejauh ini.

“Poin 40 bagi PSS. Artinya kalau diibaratkan usia, 40 itu puber kedua. Harapannya motivasi-motivasi dari pemain kembali muncul,” ujar pelatih berusia 45 tahun itu.

Menurutnya, meski telah berada di zona aman, namun sejumlah perbaikan dan evaluasi harus tetap dilakukan agar tim terus berkembang.

“Tapi bagaimanapun masih banyak kekurangan dari kami dan jadi pembelajaran bagi kami,” katanya.

Sekedar informasi, PSS Sleman baru akan memainkan laga di pekan ke-28 kontra Borneo FC, Rabu (20/11/2019) mendatang.

Laga tersebut merupakan pertandingan ketiga PSS Sleman di bulan November. (Tribunjogja/Almurfi Syofyan)