Lawan Persija Jakarta, Pelatih Borneo FC Mario Gomez Tuntut Anak Asuhnya Tak Ulangi Kesalahan Sama

Pelatih Borneo FC, Mario Gomez tidak ingin anak asuhnya kembali mengulangi kesalahan yang sama saat melawan Persija Jakarta.

Diketahui Borneo FC dijadwalkan akan melakoni laga tunda Liga 12019 melawan Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (11/11/2019).

Seperti yang dibertakan sebelumnya, Mario Gomez mengaku kecewa dengan dua laga terakhir Borneo FC, yaitu saat melawan PSIS Semarang dan saat menjamu Badak Lampung FC.

Kurangnya konsentrasi pada menit akhir pada dua laga tersebut membuat Borneo FC gagal meraih kemenangan.

Selain itu, masalah lainnya yaitu kurang efektifnya lini depan Borneo FC.

Beberapa peluang yang sebenarnya bisa berbuah gol tidak dimanfaatkan dengan baik.

Mario Gomez mengatakan sudah mengevaluasi pada saat latihan dan berharap tidak kembali dilakukan saat melawan Persija Jakarta.

 “Memang kami sudah sering kehilangan momentum untuk mendapatkan poin tiga. Tapi kami harus tetap berlatih dan berkembang atas kesalahan di beberapa pertandingan terakhir. Kami juga harus mengembangkan situasi, jangan sampai terjadi lagi seperti di pertandingan terakhir,” ujar Mario Gomez, dikutip TribunWow.com dari laman resmi klub.

“Kami harus dapat kembali bangkit. Ini penting karena bagus bagi tim ini dan mencoba untuk mendapat peluang gol. Problemnya adalah, kami mendapat peluang itu baik dari sisi kanan dan kiri tapi tidak ada yang berbuah gol. Ini yang harus kami benahi dalam latihan,” imbuhnya.

Pelatih Borneo FC, Mario Gomez bersama asisten pelatihnya Charis Yulianto dan sang kapten Sultan Sama (Borneofc.id)
Dengan target untuk tetap bersaing di papan atas klasemen, Mario Gomez meminta anak asuhnya untuk tidak kehilangan poin laga-laga krusial di Liga 1 2019.

Untuk itu, mantan pelatih Persib Bandung itu menargetkan bisa mencuri poin di kandang Persija Jakarta.

Sembari memaksimalkan laga tandang berikutnya untuk meraih tiga poin.

“Di sisa pertandingan yang ada ini, kami jangan sampai kehilangan poin. Penting bagi kami untuk tidak kalah di luar kandang dan mengamankan kemenangan di kandang. Kalau itu bisa kami lakukan, maka peluang kami masih ada di papan atas nanti,” pungkasnya.

Poin Evaluasi Tim Pelatih Borneo FC sebelum Lawan Persija Jakarta

Borneo FC langsung melakukan evaluasi jelang melawan Persija Jakarta pada laga tunda Liga 1 2019.

Borneo FC dijadwalkan akan bertandang ke markas Persija Jakartadi Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (11/11/2019).

Evaluasi yang dilakukan tim pelatih tidak terlepas dengan hasil kurang memuaskan saat melawan Badak Lampung FC.

Borneo FC ditahan imbang oleh Badak Lampung FC dengan skor 1-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (5/11/2019).

Kemenangan Borneo FC yang sudah didepan mata digagalkan oleh dari Badak Lampung FC di penghujung laga.

Dikutip TribunWow.com dari laman Liga Indonesia, asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin mengatakan banyak evaluasi untuk anak asuhnya.

Terutama masalah di lini belakang dan juga lini depan.

Ahmad Amiruddin menilai para pemain kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir.

Hal itu sebelumnya juga sudah dikeluhkan saat melawan PSIS Semarang pada pekan ke-26.

Borneo FC juga gagal mengamankan tiga poin dari kandang PSIS Semarang setelah kebobolan di menit akhir.

Sedangkan untuk masalah lini depan, Lerby Eliandry dkk dinilai tidak bisa memanfaatkan peluang di mulut gawang menjadi gol.

“Evaluasi kali ini masih di lini belakang dan depan. Sistem defending harus perkuat,” ujar Ahmad Amiruddin, Kamis (7/11/2019).

“Kemarin cuma bisa bikin satu gol. Kenapa gak bisa lebih. Itu yang harus diperbaiki lagi,” sambungnya.

Ahmad Amiruddin menambahkan akan melihat lebih jauh apa yang sebarnya dialami oleh anak asuhnya pada beberapa laga terakhir.

Dirinya juga tidak menutup kemungkinan jika ada yang salah pada masalah teknikal.

Seperti misalnya soal transisi dari bertahan menyerang ataupun sebaliknya yang kurang tepat.

“Kami bakal lihat apa yang salah, dari individu atau dari teknikalnya. Kami akan melihat proses itu lambat, cepat atau sedang,” tutupnya.