Jelang Lawan Persija Jakarta, Ini Hal yang Diperbaiki Persela Lamongan untuk Keluar Jurang Degradasi

Persela Lamongan akan menghadapi Persija Jakarta, pada Jumat (15/11/2019).

Laga Persela Lamongan melawan Persija Jakarta akan digelar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi.

Meski laga Persela Lamongan melawan Persija Jakarta memiliki jeda waktu yang cukup panjang dari laga sebelumnya, namun pelatih pelatih Laskar Joko Tingkir, Nil Maizar tak mau lengah.

Dikutip TribunWow.com dari Surya pada Kamis (7/11/2019), Nil Maizar menegaskan timnya akan fokus pada penyelesain (finishing) dan kualitas pertahanan.

“Kami ada waktu sekitar seminggu, jadi mungkin kami lebih banyak taktikal dan strategi. Di dalam itu nanti kita benahi quality finishing sama quality pertahanan,” ujar Nil Maizar, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, kualitas finishing timnya tak cukup baik.

Sehingga, Persela Lamongan sering menyerang namun tak berujung pada gol.

“Karena di beberapa pertandingan finishing kami kurang bagus, sudah menyerang, tetapi tidak gol,” ungkapnya.

Lantas, mantan pelatih Semen Padang ini juga menekankan bagaimana pentingnya lini pertahanan.

Menurutnya, Arif Satria dkk cukup mudah kebobolan.

Dari tujuh pertandingan terakhir, mereka sudah terbobol sebanyak tujuh kali.

Sedangkan, Laskar Joko Tingkir baru bisa menciptakan empat gol.

“Karena di beberapa pertandingan finishing kami kurang bagus, sudah menyerang, tetapi tidak gol,” ujar Nil Maizar.

Jelang melawan Persija Jakarta, Nil Maizar menegaskan timnya akan berusaha mencuri penuh demi keluar dari zona degradasi.

“Kami akan manfaatkan laga tersisa ini utuk persiapan lawan Persija dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, kini Persela Lamongan berada di posisi 16 klasemen sementara Liga 1.

Mereka baru mengumpulkan 25 poin dari 26 pertandingan.

Persela Lamongan masih berada di atas Kalteng Putra dan Semen Padang yang baru mengumpulkan 23 poin.

Mengomentari posisi yang buruk itu, Nil Maizar mengaku tetap optimis.

“Kami masih opstimis dan yakin, kalau pelatih tidak optimis dan enggak yakin sama aja dia enggak ada pelatih,” ungkap pelatih asal Sumatra Barat ini.

Ia memastikan bahwa anak-anak asuhnya akan berjuang sekuat tenaga dan tidak akan mengeluh.

“Pertandingan ke depan kami enggak tahu seperti apa, enggak bisa mengeluh. Sama dengan pertandingan sepak bola, sebelumnya peluit panjang berbunyi, kami tidak boleh hilang konsentrasi dan fokus,” katanya.

Pada pertandingan sebelumnya,  Persela Lamongan gagal mengalahkan Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2019.

Pertandingan antara Persela Lamongan melawan Barito Putera berakhir imbang 0-0 di Stadion Surajaya, Lamongan pada Senin (4/11/2019).

Akibat hasil imbang melawan Barito Putera, Persela Lamongan terpaksa masih bertahan di zona degradasi di posisi 16 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 25 poin.

Mendapat satu poin saja, Nil Maizar mengaku sangat kecewa.

“Target kami tiga poin hari ini gagal, karena hanya mendapat satu poin, itu menjadi satu kerugian yang sangat luar biasa,” kata Nil Maizar dikutip TribunWow.com dari Tribun Jatim pada Selasa (5/11/2019).

Padahal menurut Nil Maizar, timnya memiliki taktik yang cukup bagus.

Terbukti, Persela Lamongan menguasai jalannya pertandingan hingga akhir laga.

Menurutnya kelemahan timnya berada pada penyelesaian.

“Secara taktikal sebenarnya kami sudah baik, ciptakan 16 kali crossing, cuma memang bola di depan gawang tidak ada yang menyelesaikan,” ujarnya.

Ia menyadari bahwa kekalahan itu membuat suporter kecewa.

Nil Maizar berjanji akan segera memberikan evaluasi pada timnya.

“Sedih memang sedih, saya tahu kekecewaan para suporter jika timnya tidak menang, ya inilah sepak bola, kami menyerang 7 hari 7 malam, tapi tidak ada gol. Ini harus kami perbaiki di dalam 10 hari ini, karena tanggal 15 kami main di Jakarta,” jelas mantan pelatih Timnas Indonesia ini.