Ini Langkah yang Dilakukan Persela Lamongan di Jurang Degradasi, Nil Maizar: Enggak Boleh Ngeluh

Persela Lamongan kini tengah berada di jurang degradasi.

Persela Lamongan berada di posisi 16 klasemen sementara Liga 12019 dengan 25 poin dari 26 poin.

Persela Lamongan masih berada di atas Kalteng Putra dan Semen Padang yang baru mengumpulkan 23 poin.

Mengomentari posisi yang buruk itu, Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar mengaku tetap optimis.

“Kami masih opstimis dan yakin, kalau pelatih tidak optimis dan enggak yakin sama aja dia enggak ada pelatih,” ungkap Nil Maizarseperti dikutip dari Surya, Jumat (8/11/2019)

Ia memastikan bahwa anak-anak asuhnya akan berjuang sekuat tenaga dan tidak akan mengeluh.

“Pertandingan ke depan kami enggak tahu seperti apa, enggak bisa mengeluh. Sama dengan pertandingan sepak bola, sebelumnya peluit panjang berbunyi, kami tidak boleh hilang konsentrasi dan fokus,” katanya.

Pada pertandingan sebelumnya, Persela Lamongan gagal mengalahkan Barito Putera dalam lanjutan Liga 1 2019.

Pertandingan antara Persela Lamongan melawan Barito Putera berakhir imbang 0-0 di Stadion Surajaya, Lamongan pada Senin (4/11/2019).

Pada laga selanjutnya, Persela Lamongan akan menghadapi Persija Jakarta, pada Jumat (15/11/2019).

Laga Persela Lamongan melawan Persija Jakarta akan digelar di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi.

Meski laga Persela Lamongan melawan Persija Jakarta memiliki jeda waktu yang cukup panjang dari laga sebelumnya, Nil Maizar tak mau lengah.

Nil Maizar menegaskan timnya akan fokus pada penyelesain (finishing) dan kualitas pertahanan.

“Kami ada waktu sekitar seminggu, jadi mungkin kami lebih banyak taktikal dan strategi. Di dalam itu nanti kita benahi quality finishing sama quality pertahanan,” ujar Nil Maizar, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, kualitas finishing timnya tak cukup baik.

Sehingga, Persela Lamongan sering menyerang namun tak berujung pada gol.

“Karena di beberapa pertandingan finishing kami kurang bagus, sudah menyerang, tetapi tidak gol,” ungkapnya.

Lantas, mantan pelatih Semen Padang ini juga menekankan bagaimana pentingnya lini pertahanan.

Menurutnya, Arif Satria dkk cukup mudah kebobolan.

Dari tujuh pertandingan terakhir, mereka sudah terbobol sebanyak tujuh kali.

Sedangkan, Laskar Joko Tingkir baru bisa menciptakan empat gol.

“Karena di beberapa pertandingan finishing kami kurang bagus, sudah menyerang, tetapi tidak gol,” ujar Nil Maizar.

Jelang melawan Persija Jakarta, Nil Maizar menegaskan timnya akan berusaha mencuri penuh demi keluar dari zona degradasi.

“Kami akan manfaatkan laga tersisa ini utuk persiapan lawan Persija dengan baik,” pungkasnya.