Kantor PSSI Nomaden, Mochamad Iriawan Berharap Kepada Pemerintah

Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, menyampaikan harapnya agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bisa membangun kantor tetap untuk pihaknya. Pernyataan tersebut diucapkannya setelah bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, di kantor Kemenpora, Senin (4/11).

Semenjak terusir dari kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 2016 karena renovasi untuk Asian Games 2018 PSSI berkantor nomaden. Sejauh ini induk sepakbola nasional tersebut telah berpindah tempat sebanyak tiga kali.

Pertama PSSI berkantor di kawasan Kuningan tepatnya di Grand Rubina mulai akhir 2016. Dua tahun kemudian berpindah ke sebuah rumah yang ada di jalan Kemang, dan sekarang induk sepakbola nasional tersebut menyewa gedung di FX Sudirman.

Maka dari itu wajar bila Iriawan, menginginkan PSSI punya kantor yang tidak berpindah-pindah kembali. Apalagi, Jokowi sempat berjanji pada dua tahun lalu akan membangunkan kantor untuk PSSI dengan standar yang baik.

Janji tersebut diucapkan orang nomor satu Indonesia tersebut usai melakukan rapat terbatas dengan PSSI yang masih di bawah kendali Edy Rahmayadi beserta beberapa menterinya di Istana Negara. Saat itu, Jokowi merasa tersinggung setelah Edy, memaparkan kondisi kantor PSSI lebih buruk dibanding federasi Timor Leste dan Afganistan.

Padahal, kedua negara tersebut kondisi persepakbolaannya tidak lebih baik dibandingkan Indonesia. Namun sampai sekarang belum ada kelanjutan tentang pembangunan kantor PSSI yang dijanjikan Jokowi. 

“Gedung menjadi catatan dalam visi-misi kami. PSSI harus kerja sama dengan pemerintah. Tidak mudah memang mencari lahan. Insya Allah bisa kita lihat kalau tidak salah ada beberapa lahan di GBK. Kami memimpikan soccer camp,” kata Iriawan.

“Insya Allah kami lakukan maksimal sehingga terealisasi. Kami ingin punya gedung. Vietnam, Thailand, Filipina, dan Malaysia punya gedung. Semoga pak Menpora bisa sampaikan harapan ini ke pak Presiden dan menteri terkait lainnya,” tambahnya.

Terkait hal itu Zainudin menyatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ia menyatakan Jokowi sangat konsentrasi terhadap sepakbola nasional termasuk dengan pembangunan kantor PSSI.

Oleh karena itu, politikus partai Golkar tersebut meminta semua pihak dan PSSI bersabar. Hal ini karena Jokowi tidak hanya fokus terhadap sepakbola saja melainkan ada urusan lain tentang negara yang lebih penting.

“Pak Presiden pekerjannya bukan itu saja. Ada 260 juta penduduk Indonesia yang harus diurus. Tapi, pak Presiden sangat memperhatikan sepakbola Indonesia, jangan ragukan komitmen beliau,” ucap Zainudin.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.